Prison Playbook menceritakan tentang seorang atlet bisbol populer yang mengalami hambatan dalam meraih masa depannya.
Dia mengalami musibah, yakni dijatuhi hukuman satu tahun penjara setelah membela saudara perempuannya dari pelecehan seksual. Di penjara, ia dipaksa untuk beradaptasi dengan kehidupan di balik jeruji besi.
4. Descendant of The Sun
Drama Descendant of The Sun menjadi salah satu drakor terbaik sepanjang masa dengan rating tinggi. Tak heran, jajaran pemainnya pun tak main-main.
Mulai dari Song Joong Ki, Song Hye Kyo, Kim Ji Won, dan Jin Goo. Drama ini berkisah tentang Kapten Yoo Shi Jin (Song Joong Ki) dan rekannya Seo Dae Young (Jin Goo) yang dikirim ke sebuah wilayah yang penuh konflik serta wabah. Dalam waktu yang sama, Dokter Kang Mo Yeon (Song Hye Kyo) juga dikirim ke tempat yang sama.
Sering menghabiskan waktu bersama, muncullah benih-benih cinta di antara keduanya.
Sementara itu, Kim Ji Won yang memerankan dokter militer bernama Yoon Myeong Joo yang memiliki kisah cinta dengan Seo Dae Young.
Selain kisah cinta, drama ini juga menyuguhkan cerita tentang perjuangan dokter dan tentara di sebuah wilayah yang penuh konflik dan peperangan.
5. Hospital Playlist
Baca Juga: Akhir Kisah Drakor Snowdrop Bikin Sedih, Warganet Galau Berjamaah di Twitter
Hospital Playlist menjadi salah satu drakor yang paling banyak dibicarakan. Alur ceritanya memang menyenangkan. Hospital Playlist berkisah tentang lima dokter di sebuah rumah sakit Korea.
Dalam ceritanya, penonton diajak untuk mengikuti kehidupan sehari-hari para pemeran di dalam bangsal dan aula Yulje Medical Center. Menariknya, kelima dokter ini telah berteman sejak sekolah kedokteran pada tahun 1999.
6. The World of The Married
Drakor yang sempat tayang di salah satu televisi swasta di Indonesia ini mendapatkan rating tertinggi hingga 28,37 persen saat penayangannya.
The World of the Married bercerita tentang kehidupan seorang dokter yang dihormati dan tampaknya sempurna. Namun di balik itu, ternyata ia memiliki masalah dan menemukan suaminya berselingkuh.
7. Reply 1988
Berita Terkait
-
Ulasan Drama Korea Evilive: Menelusuri Sisi Gelap Seorang Pengacara
-
Apa Beda Slow Jogging dan Lari Biasa? Kenali 5 Perbedaannya Sebelum Coba!
-
Shin Tae-yong Boyong Eks Timnas Korea Selatan ke Persija Jakarta
-
The Killing Vote: Potret Kegagalan Hukum yang Melahirkan Vigilantisme
-
Ulasan Kick Kick Kick Kick: Sebuah Komedi tentang Absurditas Kegagalan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Gubernur Sulsel Ground Breaking Ruas Rantepao-Pangala-Baruppu
-
Elce Putri Bontong, Mantri BRI yang Buka Akses Perbankan di Toraja Utara
-
Latihan Pestapora Makassar Segera Digelar, Simak Cara Beli Tiket dan Nikmati Promo BRImo
-
Gubernur Sulsel Mulai Proyek Rp5,9 Miliar Demi Tuntaskan Banjir Luwu Utara
-
Pemprov Sulsel Ganti Rugi Lahan Bandara Bua Rp17,5 Miliar