SuaraSulsel.id - Prof Jamaluddin Jompa meraih suara tertinggi pada pemilihan rektor Universitas Hasanuddin periode 2022-2026. Jamaluddin Jompa berhasil meraup 11 suara dibanding dua rivalnya, yakni Farida Patittingi 9 suara dan Budu 5 suara.
Siapa Jamaluddin Jompa? Jamaluddin Jompa lahir di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, pada 8 Maret 1967. Ia saat ini menjabat sebagai Dekan Pasca Sarjana Unhas dan dosen Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan.
Jamaluddin Jompa adalah profesor di bidang ekologi laut dengan pengalaman penelitian yang cukup banyak dalam biologi terumbu karang dan banyak bekerja bersama masyarakat pesisir.
Jamaluddin bercerita, sejak kecil, ia kerap berpindah-pindah sekolah. Ia harus mengikuti ayahnya yang berprofesi sebagai tentara.
Waktu Sekolah Dasar, Jamaluddin Jompa menempuh pendidikan di Sampeang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Belum tamat, ia harus pindah sekolah lagi ke Kabupaten Pinrang.
Hingga SMA, Jamaluddin Jompa menghabiskan waktunya di Pinrang. Ia adalah alumni SMAN 2 Pinrang.
Jamaluddin mengaku suka belajar soal pengetahuan alam termasuk laut sejak sekolah dasar. Ia kemudian mendaftar pada Jurusan Perikanan Universitas Hasanuddin.
Dari situ, Jamaluddin mendalami soal ilmu kelautan dan perikanan. Ia fokus meneliti soal terumbu karang dan ekologi pesisir.
Ia pernah menjabat sebagai anggota penasihat bidang ekologi kelautan untuk Menteri Kelautan dan Perikanan, Republik Indonesia. Sejumlah publikasi internasional dan buku-buku juga ia hasilkan. Bekerja sama dengan para peneliti dan organisasi internasional.
Baca Juga: Ketua MWA: Pemilihan Rektor Unhas Demokratis, Tidak Ada Intervensi
Jamaluddin meraih gelar masternya dari McMaster University (Kanada) dan gelar doktoral dari James Cook University (Australia). Selama karirnya, Prof JJ, sapaannya juga menduduki sejumlah posisi strategis.
Beberapa di antaranya adalah Direktur Pusat Penelitian dan Pengembangan Laut, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Universitas Hasanuddin, Ketua Kelompok Penasihat Ilmiah untuk Komite Koordinasi Nasional CTI (Coral Triangle Initiative), Anggota Dewan Coral Triangle Center (CTC), Anggota Komisi Nasional untuk Penilaian Stok Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, dan pada 2015 ia terpilih sebagai Presiden Akademi Sains Muda Indonesia (ALMI). Ia juga memegang gelar sebagai Pew Fellows for Marine Conservation Project 2019, yang diberikan oleh The Pew Charitable Trusts.
Apa yang akan dilakukan untuk Unhas Kedepannya?
Setelah terpilih menjadi Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa mengaku punya sejumlah program prioritas kedepannya. Termasuk memajukan Unhas dan rencana program kerja yang merujuk pada rencana pengembangan Unhas 2030.
Menurutnya, menjadi rektor sama seperti seorang nakhoda di kapal besar. Bagaimana untuk berlayar di era yang semakin kompleks.
"Kita harus mampu bekerja sama dalam memadukan aneka bakat dan segenap potensi sumber daya yang ada," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Warga Makassar, Saatnya Wujudkan Impian Punya Rumah dan Kendaraan Lewat BRI Consumer Expo 2026
-
Ayah Asyik Nonton Piala Dunia, Anak Tewas Terjebak Kebakaran
-
Mantan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Lawan Kejati: Kenapa Saya, Bukan Kepala Dinas?
-
Jeratan Rentenir di Tengah Krisis Iklim: Nasib Perempuan, Lansia, dan Disabilitas
-
Viral Dentuman Musik Saat Disdik Sulsel Digeledah, Kepsek SMAN 25 Makassar Minta Maaf