Sang mahasiswi mengaku peristiwa tersebut terjadi saat oknum dosen, SH, mengajak dirinya masuk ke mobil dan kemudian menuju ke salah satu toko milik SH yang ada di Kota Gorontalo.
Dalam perjalanan menuju ke tempat tersebut, SH mengaku capek dan meminta agar dirinya diizinkan tidur di tempat kos sang mahasiswi. Tetapi permintaan itu ditolak oleh sang mahasiswi.
Oknum dosen disebut kembali meminta agar sang mahasiswi menemani dirinya beristirahat di penginapan. Permintaan itu lagi-lagi ditolak, hingga akhirnya sang oknum dosen diduga melakukan perbuatan tak senonoh terhadap sang mahasiswi.
Sang mahasiswi lalu meminta turun dari mobil dan kemudian pulang. Namun perbuatan tersebut membuat sang mahasiswi merasa trauma.
Sementara itu SH melalui pemberitaan sejumlah media online membantah dugaan pelecehan seksual yang dialamatkan kepada dirinya. Ia menilai apa yang dituduhkan kepadanya merupakan sebuah fitnah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8
-
Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini
-
Pertamina Janji Dua Hari ke Depan Kondisi SPBU di Makassar Normal
-
BPH Migas Beberkan Alasan SPBU di Makassar Terus Diserbu Warga
-
Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes