SuaraSulsel.id - Bahan peledak diperkirakan peninggalan Belanda ditemukan di pegunungan Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.
Mengutip KabarMakassar.com -- jaringan Suara.com mortir kaliber 60 ditemukan di gunung Buttu Sittuang Dusun Salopi, Desa Binanga Karaeng, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang.
Mortir tersebut diduga masih aktif dan ditemukan oleh Anto (50 tahun). Pengembala sapi di daerah setempat, Rabu, 29 Desember 2021.
Pasi Intel Kodim 1404/Pinrang, Kapten Inf Ridwan mengatakan, kondisi mortir 60 tersebut sudah dalam keadaan karatan. Namun diduga masih aktif.
“Jadi hari ini kami melakukan penyerahan mortir ini ke tim Detasemen Peralatan (Denpal) XIV/2 Parepare,” kata Kapten Inf Ridwan di lokasi penyerahan Koramil 1404-07/Lembang, Kamis 30 Desember 2021.
Sementara itu, Wadan Denpal XIV/2 Pare-Pare, Mayor CPL Chafid mengungkapkan pihaknya telah mengambil mortir tersebut untuk diserahkan ke Gutmora XIV/Bantimurung. Guna diamankan di gudang amunisi.
"Kita amankan barang tersebut, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Diamankan di bagian perawatan amunisi di Denpal. Sebelum kita serahkan ke Gutmora XIV/ Bantimurung guna diamankan di gudang amunisi," bebernya.
Chafid menghimbau kepada warga untuk tidak melakukan pembakaran di sekitar lokasi penemuan mortir tersebut.
"Kami berharap agar berhati-hati saat melintasi daerah tersebut dan jangan membakar dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," harapnya.
Baca Juga: Kronologi Warga Pinang Jadi Joki Vaksin, Mengaku Divaksin 16 Kali Tarif Berbeda
Berita Terkait
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Hubungkan Investor Global dan Ekosistem Bisnis Indonesia, BRI Optimalkan One BRI Solution
-
BNPB: 60 Hektare Hutan Terbakar di Palolo Sigi
-
Dubes Rusia Sambangi Tambang Emas Palu, Ada Apa?
-
Makassar Cuma Berawan, Deretan Kota Ini Diprediksi Hujan Lebat Disertai Petir
-
Survei 2 Tahun Prabowo-Gibran: 69 Persen Masyarakat Sulit Dapat Kerja