SuaraSulsel.id - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) yang juga Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basoeki Hadimoeljono mengajak pengurus cabang olahraga di daerah menghentikan impor peralatan termasuk perahu naga.
"Kenapa mau impor terus. Apa kita tidak bisa membuat perahu sendiri. Bisa kok perahu seperti itu," kata Basoeki sembari menunjuk perahu Naga di tepi Bendungan Ladongi, Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa 28 Desember 2021.
Pernyataan Menteri Basoeki itu menyikapi permintaan pengurus cabang olahraga dayung Sultra soal bantuan perahu naga.
"Ya itu kan ada produk dalam negeri. Produk perahu dalam negeri akan meningkat kualitasnya dan terus berproduksi kalau terus dibeli," katanya menambahkan.
"PT Pindad dipaksa memproduksi excavator dan PUPR sebagai pelanggan belanja. Ternyata kualitas excavator Pindad juga bagus. Tidak kalah kualitas dengan impor," tambahnya.
Ketua PODSI Sultra Abdurrahman Shaleh mengatakan potensi atlet dayung daerahnya cukup menjanjikan, namun pembinaan harus dilakukan secara berkesinambungan.
"Sultra dikenal lumbung atlet dayung nasional sejak tahun 80-an tetapi regenerasi atlet mutlak dilakukan," katanya.
Hal yang tidak kalah penting adalah dukungan sarana prasarana berupa perahu, dayung, wisma atlet dan gudang penyimpanan perahu.
Bendungan Ladongi di Desa Atula, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur sendiri bakal menjadi aset strategis sebagai sentra pembinaan atlet. (Antara)
Baca Juga: Irfan Jaya dan Asnawi Mangkualam Bakal Dapat Rumah Jika Indonesia Juara Piala AFF 2020
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
2.557 Pendaki Padati Gunung Bawakaraeng untuk Kibarkan Merah Putih, Begini Situasi Terkini
-
Begal Beraksi di 18 Lokasi di Kota Kendari Ditangkap
-
Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka
-
Nekat Menambang Sembunyi-sembunyi, 5 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Pohuwato
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat