SuaraSulsel.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melakukan rekrutmen ribuan guru tetap non-PNS. Guna mengatasi masalah kekurangan guru hingga daerah pelosok. Baik untuk SMA, SMK, maupun Sekolah Luar Biasa (SLB).
"Selain kita mengatasi kekurangan guru, Pemprov Sultra juga tengah mengatasi persoalan penyebaran tenaga guru melalui program inovatif melalu program 'Proper Perau Gadik' yaitu sebuah sistem aplikasi penataan dan pemerataan guru," kata Kadis Dikbud Sultra Asrun Lio di Kendari, Selasa 14 Desember 2021.
Saat ini, Pemprov Sultra terus memberikan perhatian kepada para guru, sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas pendidikan yang bermuara pada peningkatan sumber daya manusia (SDM).
Melalui dua momentum penting hari pendidikan, yakni Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Pemprov Sultra melakukan rekrutmen, baik sebagai guru tetap maupun non-PNS guna mengatasi masalah kekurangan guru di daerah.
Ia mengatakan proses pemindahan atau mutasi guru dan tenaga pendidik tidak lagi dilakukan secara manual, melainkan oleh sistem dengan dasar pertimbangan tertentu, seperti kedekatan tempat tinggal guru dengan tempat mengajar.
Upaya selanjutnya, yakni melakukan peningkatan kapasitas guru melalui program Teacher Learning Center (TLC) atau pusat belajar guru, termasuk pembenahan sarana prasarana pendidikan secara bertahap, serta pemberian tambahan insentif guru honorer tingkat SMA, SMK, maupun SLB.
Pada peringatan Hari Guru Nasional dan HUT Ke-76 PGRI yang berpusat di Kabupaten Muna, Asrun Lio menyampaikan betapa penting dan utamanya tugas seorang guru dalam mencetak generasi-generasi andal penerus bangsa di masa depan.
Oleh karena itu, Dikbud Sultra akan terus berupaya memberikan perhatian kepada guru SMA, SMK, maupun SLB yang ada di "Bumi Anoa" ini.
Lulusan S3 The Australian National University Canberra ini mengatakan tema Hari Guru Nasional dan HUT Ke-76 PGRI "Bangkit Guruku, Maju Negeriku, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh” memberikan makna untuk terus menjaga dan meningkatkan solidaritas serta kesetiakawanan anggota PGRI termasuk di Sultra.
Ia menuturkan bahwa guru maupun PGRI profesi dan organisasi profesi guru yang harus terus meningkatkan profesionalismenya, berkreativitas, bisa melahirkan inovasi, memiliki kepedulian serta dedikasi sebagai pendidik dalam mencetak SDM andal. (Antara)
Baca Juga: Gempa Bumi Magnitudo 7,5, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?