Selain banjir, Hendra juga meminta warga untuk mewaspadai angin kencang. Begitupun untuk warga pesisir dan nelayan diminta untuk mewaspadai gelombang tinggi.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengaku sudah menginstruksikan seluruh OPD, lurah, dan camat untuk melaksanakan prosedur siaga bencana. Termasuk memantau kecepatan angin dan air laut mulai 5-7 Desember.
"Kita sudah memasuki puncak musim hujan. Cuaca mulai ekstrem. Semua lini, khususnya stakeholder terkait harus waspada dan siaga untuk bekerja cepat," ungkapnya.
Danny, sapaannya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Makassar agar bersiaga jika terjadi hujan lebat pada pukul 16.00 Wita sampai jam 04.00 Wita dini hari, terkhusus di kawasan banjir. Jika hujan terjadi lebih dari enam jam, maka Makassar sudah masuk siaga satu banjir.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Kejati Sulsel Sita Rp1,25 Miliar Kasus Korupsi Bibit Nanas 2024: Siapa Dalangnya?
-
Kuota Haji Kabupaten Gowa Melonjak Drastis! Wamen Haji Tegaskan Transparansi
-
Rukyatul Hilal Awal Ramadan 1447 H Digelar di Kampus Unismuh Makassar
-
Kerusuhan Pecah di Kebun Sawit Donggala: Ratusan Warga Bentrok dengan Petugas
-
Minyak Goreng 'Minyak Kita' Langgar HET di Sulsel? Satgas Saber Bongkar Temuan Mengejutkan