SuaraSulsel.id - Dua warga inisial BM dan DW ditangkap. Karena terlibat kasus jual beli amunisi di Kabupaten Nabire, Papua, Jumat 3 Desember 2021.
Mengutip KabarPapua.co -- jaringan Suara.com, tim gabungan menghadiahi timah panas kepada salah satu pelaku yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Papua.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Mustofa Kamal dalam keterangan persnya mengatakan, keduanya saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut.
“Kedua pelaku sudah dibawa ke Jayapura dengan menggunakan Pesawat Wings Air ATR 62-600 PK-WGY dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut,” kata Kamal, Sabtu 4 Desember 2021.
Penangkapan ini, terang Kamal, berawal saat tim gabungan melihat pelaku mengendarai sepeda motor Vixion ke arah SP di Jalan Poros Wadio-Wanggar. Seketika itu, tim langsung melakukan pengejaran hingga di depan SMK Negeri 2, sekitar pukul 17.33 WIT.
“Pelaku melarikan diri dengan memacu kecepatan sepeda motor. Sesampainya di depan Jalan Poros Wadio-Wanggar tepatnya di jalan masuk TOR, pelaku berhenti dan turun dari motor berupaya melarikan diri,” terang Kamal.
Dalam penangkapan tersebut, sambung Kamal, tim gabungan sempat memberikan tembakan peringatan, namun malah melakukan perlawanan. “Anggota melakukan tindakan tegas dan terukur pada bagian kaki,” kata Kamal.
Menurut Kamal, penangkapan ini merupakan pengembangan dari penangkapan dua oknum anggota Polri yang diduga melakukan penjualan amunisi kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), pada 27 Oktober 2021.
Kedua oknum berinisial AS dan JP ditangkap di Girimulyo, Kabupaten Nabire.
Baca Juga: Dua Prajurit TNI Korban Baku Tembak di Suru-suru Papua Dievakuasi
“Dari hasil pemeriksaan terhadap dua oknum, diketahui penjualan amunisi melibat dua warga berinisial BM dan DW,” ungkapnya.
Sementara dari hasil pemeriksaan awal diketahui bahwa BM berperan membeli amunisi sebanyak 80 butir dari oknum polisi berinisial AS seharga Rp12,8 juta di Wonorejo Kabupaten Nabire pada 27 Oktober 2021.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
Nikmati Layanan Premium Medical Check Up Bersama BRI Private
-
BRI InFrame 2026 Ajak Jurnalis dan Masyarakat Abadikan Geliat Ekonomi Kerakyatan
-
57 Pelajar Keracunan MBG di Kendari, Kepala SPPG Minta Maaf
-
Warga Makassar-Gowa Bernapas Lega! Proyek Jalan Aroepala Selesai, Segera Dibuka Penuh
-
Misteri Jari Runcing Manusia Purba Sulawesi, Bertahan 67.000 Tahun Tanpa Luntur