SuaraSulsel.id - Tempat wisata Kota Kendari akan tutup selama libur Natal dan Tahun Baru 2022.
Hal tersebut diungkapkan, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir, usai mengikuti kegiatan di salah satu hotel di Kota Kendari, Rabu 1 Desember 2021.
Mengutip telisik.id -- jaringan Suara.com, Sulkarnain Kadir mengatakan, hal tersebut dilakukan demi mendukung program pemerintah untuk memastikan agar tidak terjadi penularan virus varian baru.
Karena kata Sulkarnain, hampir tiga bulan di Kota Kendari tidak ada lagi pasien yang positif terpapar COVID-19, dan itu harus kita jaga bersama.
"Jadi mudah-mudahan masuk 2022 clear Covidnya dan kita bisa menata masa depan yang lebih baik," harapnya.
Orang nomor satu di Kota Kendari tersebut menambahkan, untuk wilayah perbatasan Kota Kendari masih didiskusikan dengan berbagai stakeholder. Namun, bakal dilakukan pembatasan jika terjadi potensi mobilitas masyarakat yang tinggi menjelang Nataru di wilayah perbatasan Kota Kendari.
"Kita akan batasi tapi dilihat dari urgensinya," ucapnya.
Ia mengungkapkan, bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Kendari, dipastikan tidak diberi libur pada Natal dan Tahun Baru 2022.
"ASN sudah dipastikan tidak ada libur, sama seperti tahun sebelumnya. Ini dilakukan untuk melindungi kita semua, demi menghindari penularan virus varian baru di Kota Kendari," tutupnya.
Baca Juga: 7 Wisata Kebumen Terbaru, Tonjolkan Keindahan Alam nan Asri
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
Terkini
-
Tragedi di Makassar: Kekasih Diduga Siram Bensin, Perempuan Ini Kritis Akibat Luka Bakar
-
Wali Kota Khawatir Generasi Muda Mulai Malu Pakai Bahasa Makassar
-
Komnas HAM Desak Polri Stop Kultur Kekerasan di Asrama
-
Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
-
Pengusaha Marsela Zelyanti Laporkan 3 Akun Medsos dan 2 Media Online ke Polda Sulsel