Tuntutan itu kata VA, tidaklah muluk-muluk. Karena setahu dia sebagai Anggota DPRD ada tunjangan untuk istri dan anak. Sehingga dirinya berharap hak itu yang diberikan HA.
“Terus terang, selama dia (HA) menjadi Anggota DPRD, saya tidak pernah merasakan gaji dan tunjangan dari dia. Makanya, saya berusaha bekerja kembali untuk memenuhi kebutuhan bersama anak-anak,” katanya.
Handry Anugerahang saat ditemui di Kantor DPD Partai NasDem Kota Bitung menyatakan tudingan istrinya terkait dengan penelantaran anak tidak benar.
“Padahal pekan lalu itu anak-anak tinggal bersama saya. Bahkan segala macam kebutuhan anak-anak saya diberikan setiap saat. Masa dituduh penelantaran anak,” kata Handry.
Handry juga menilai, laporan istrinya ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Bitung salah kamar.
“Kan ini persoalan rumah tangga kenapa harus ke BK. Itu salah kamar namanya,” katanya.
Ketua BK DPRD Kota Bitung, Nabsar Badoa mengatakan Anggota DPRD menelantarkan anak bisa dilakukan proses Pergantian Antar Waktu (PAW). "Tapi saya lihat dulu seperti apa kasusnya,” kata Nabsar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Gunakan Nama 'Volcano', Durian Unggulan Sulawesi Tengah Bersiap Miliki Identitas Hukum
-
Nasabah Mendapatkan Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas
-
Warga Evakuasi Korban dari Kolong Truk di Makassar: Balita Tewas, Tiga Luka-Luka
-
Pemuda Tewas Tertembak Saat Tawuran di Makassar, 11 Polisi Diperiksa Propam
-
Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun