SuaraSulsel.id - Inggris mengutuk serangan terhadap Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi dan mendukung seruannya untuk tenang dan menahan diri, kata Menteri Luar Negeri Liz Truss, Minggu 7 November 2021.
Kadhimi lolos tanpa cedera dalam upaya pembunuhan oleh pesawat tak berawak bersenjata di Baghdad, kata para pejabat, dalam sebuah insiden yang secara dramatis meningkatkan ketegangan di negara itu beberapa minggu.
Setelah pemilihan umum yang disengketakan oleh kelompok-kelompok milisi yang didukung Iran.
"Kami mengutuk serangan terhadap Perdana Menteri Irak Mustafa Al-Kadhimi," kata Truss dalam sebuah pernyataan yang diunggah di Twitter. "Kami mendukung pemerintah Irak, pasukan keamanan dan rakyat dalam penolakan mereka terhadap kekerasan politik dan sangat mendukung seruan Perdana Menteri untuk tenang dan menahan diri."
Sebelumnya Departemen Luar Negeri Amerika Serikat juga mengutuk serangan itu dan menawarkan bantuan penyelidikan.
"Aksi terorisme yang nyata ini, yang sangat kami kutuk, diarahkan ke jantung negara Irak," kata juru bicara Ned Price dalam sebuah pernyataan.
"Kami berhubungan erat dengan pasukan keamanan Irak yang bertugas menegakkan kedaulatan dan kemerdekaan Irak dan telah menawarkan bantuan dalam menyelidiki serangan ini," tambahnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Alasan Cari Makan, Tiga Terduga Pelaku Penyelundupan Batu Hitam Kabur dari Kantor Polisi
-
Korban Koma 10 Hari, Misteri Tabrak Lari di Gowa Akhirnya Terkuak Berkat Jejak Ini
-
Dosen UIN Alauddin Makassar Jadi Dosen Tamu di AS, Bahas Dialog Antaragama
-
Prabowo Bakal Bangun Pacuan Kuda Berstandar Internasional di Sulawesi
-
Ini Strategi Awal Appi Sebagai Ketua Partai Demokrat Sulawesi Selatan