SuaraSulsel.id - Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Member Vito menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor 55 TV Kompleks Bougenville, Jalan Pengayoman, Makassar, Jumat (5/11/2021).
Jenderal Lapangan Aliansi Member Vito, Takbir menjelaskan, Aksi ini terkait penggelapan dana perusahaan PT Sukses Indonetwork Digital atau Vito. Diduga dilakukan oleh Direktur Utama Vito yang juga pemilik dari Channel YouTube 55 TV Salim Djati Mamma.
"Kami datang ke sini menginginkan Bapak Salim untuk bertanggungjawab atas penggelapan dana perusahaan. Kami juga meminta itikad baik Pak Salim untuk bertanggungjawab membayar bonus member atas penjualan produk," katanya.
Direktur Operasional Vito, Eliyas mengungkapkan, atas aksi tersebut pihaknya menuntut kepada Salim Djati Mamma untuk segera mengembalikan uang Vito yang telah digelapkan Salim. Total dana perusahaan yang digelapkan sebesar Rp10 miliar lebih.
Tidak hanya itu, Eliyas juga menuntut kepada Salim sebagai Dirut Vito untuk membayar bonus anggota dan gaji karyawan Vito. Serta menyelesaikan produk yang inden, dan mengembalikan uang stokist member.
"Kami menuntut bapak Salim untuk segera kembalikan uang perusahaan yang digelapkan. Bonus member kami juga sudah berapa bulan tidak dibayarkan. Begitu juga gaji karyawan. Produk kesehatan yang member pesan juga belum diselesaikan. Jadi kami minta pak Salim selesaikan produk yang sudah inden sejak beberapa bulan lalu," jelasnya.
Eliyas menuturkan, sejak terkuaknya kasus penggelapan dana perusahaan, Salim Djati Mamma tidak pernah datang ke kantor Vito. Untuk memberikan penjelasan terkait kasus tersebut. Padahal, para member memberi ruang kepada Salim untuk memberikan keterangan atas kasus tersebut.
Dalam aksi itu, Aliansi Member Vito mengancam akan menurunkan massa dari para member dengan jumlah yang lebih banyak. Jika Salim tidak bertanggungjawab mengembalikan dana perusahaan, membayar bonus member, membayar gaji karyawan dan menyelesaikan produk member, dan mengembalikan dana stokist.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Masuk Kategori Cukup Bebas, Sulsel Jadi Sorotan dalam Rakor Kemerdekaan Pers di Makassar
-
Tanpa Antre di Saudi! Jemaah Haji Embarkasi Makassar Kini Bisa Langsung ke Hotel
-
Andi Sudirman Canangkan Kota Parepare Pusat Pertumbuhan Baru Sulsel
-
Wow! Hampir 50 Persen Penduduk Sulsel Masuk Kategori Penerima Bansos
-
Proyek PSEL Makassar Rp3 Triliun Terancam Gagal, Investor Ancam Bawa ke Arbitrase Internasional