Sejak Juno kecil hingga dewasa sudah terbiasa dengan tindakan kekerasan. Ia melihat secara langsung tingkah laku orang tua dan lingkungan dalam hal kekerasan. Di sisi lain ia juga mengalami sendiri atau menjadi bagian dari kekerasan.
Juno menjadi salah satu penari andal Lengger Lanang di desanya. Namun, sejumlah konflik identitas dan kekerasan selalu terjadi di sekitarnya. Bahkan, sanggar tari Juno merupakan bentuk kekerasan.
Suntuk dengan kekerasan di sekitarnya, Juno memutuskan untuk pergi berpetualang. Namun petualangannya menjadi petinju dan penari reog tidak seindah yang dibayangkan.
Kekerasan tetap selalu ia dapati dan rasakan. Mulai dari identitas sosial hingga politik.
Salah satu film Indonesia terbaik ini mendapatkan dua penghargaan pada ajang Festival Film Tempo 2018, termasuk film terbaik dan sutradara terbaik. Film ini diperankan oleh Muhammad Khan, Sujiwo Tejo, Teuku Rifnu Wikana, Randy Pangalila dan Endah Laras. Demikian sinopsis Kucumbu Tubuh Indahku.
Kontributor : Muhammad Aris Munandar
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
Terkini
-
Cara Nikita Willy Kenalkan Puasa Tanpa Paksa ke Anak
-
4 Simbol Tersembunyi di Balik Kelezatan Kuliner Imlek
-
Kejati Sulsel Sita Rp1,25 Miliar Kasus Korupsi Bibit Nanas 2024: Siapa Dalangnya?
-
Kuota Haji Kabupaten Gowa Melonjak Drastis! Wamen Haji Tegaskan Transparansi
-
Rukyatul Hilal Awal Ramadan 1447 H Digelar di Kampus Unismuh Makassar