SuaraSulsel.id - Warga Kelurahan Mandati, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, mengeluhkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM).
Pantauan Telisik.id -- jaringan Suara.com, harga jual BBM jenis premium di ibu kota Kabupaten Wakatobi, tepatnya di Kecamatan Wangi-Wangi, mulai membuat warga menjerit. Dimana-mana warga mengeluhkan harga jual BBM eceran yang mencapai Rp 20 ribu per botol.
"Mahal bensin di sini, per botol saja seharga Rp 15 ribu sedangkan untuk botol aqua besar dijual dengan harga Rp 20 ribu. Warga kesulitan, karena kebanyakan masyarakat bekerja di kebun sehingga tentu harus membawa kendaraan karena lokasi yang jauh," ungkap Ayu, warga Desa Matahora Dusun Sousu, Rabu (20/10/2021).
Dia mengatakan, kelangkaan tersebut membuat sebagian warga harus mengantre sejak pagi hari di SPBU. Bahkan salah satu warga datang berulang kali sesudah mendapatkan bensin untuk diisi di botol-botol kecil.
Salah seorang pedagang eceran BBM, Agus Salim mengungkapkan, kenaikan harga di tingkat eceran adalah hal yang wajar. Sebab mereka juga sulit mendapatkannya dan harus mengantre berjam-jam di SPBU.
"Sulit kita dapat bensin kasihan, sudah 3 hari ini. Biasanya saya membeli di SPBU Mandati 4-5 jerigen namun kali ini saya hanya bisa dapat 1 jerigen dari tadi pagi mengantre," ungkap Agus Salim.
Kelangkaan BBM diketahui sudah terjadi 3 hari ini. Beberapa SPBU di Wangi-Wangi bahkan sudah tutup karena tak memiliki stok BBM.
Sementara itu harga BBM jenis minyak tanah, solar dan pertamax masih dalam harga normal.
Baca Juga: Ramah Lingkungan, Pertamina Dorong Kendaraan Diesel Gunakan Dex Series
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bebas dari Paving Block! 6 Km Jalan Tamalanrea Raya Makassar Dihotmix
-
Siang Jual Bendera, Malam Jualan Sari Laut: Cerita Pedagang Musiman Menjemput Rezeki Kemerdekaan
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone
-
Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Kolaborasi Himbara, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Masyarakat
-
Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan