Wimboh dalam kesempatan itu juga menjelaskan beberapa kebijakan dalam mendorong digitalisasi di sektor keuangan yang telah diterbitkan, di antaranya Peraturan OJK terkait Bank Digital, yang memberikan ruang bagi bank untuk masuk ke dalam ekosistem digital serta mengembangkan produk dan layanan bank berbasis digital untuk bank berskala kecil seperti BPR. Kesempatan yang sama juga dikembangkan untuk lembaga keuangan mikro termasuk Bank Wakaf Mikro.
OJK juga memberikan ruang gerak yang lebih besar bagi pengembangan UMKM menjadi UMKM go-digital. OJK sedang dan terus membangun ekosistem UMKM berbasis digital secara terintegrasi mulai dari hulu sampai ke hilir.
Ekosistem UMKM digital itu akan mendukung pengembangan UMKM dari sisi pembiayaan melalui Fintech P2P Lending serta Securities Crowdfunding.
Sementara dari sisi pemasaran, OJK terus melakukan pembinaan kepada UMKM dengan kolaborasi bersama start-up dan Perguruan Tinggi dalam membangun Kampus UMKM yang memberikan pelatihan intensif agar UMKM dapat segera onboarding secara digital.
Untuk mendukung literasi keuangan digital, OJK bekerjasama dengan Asian Development Bank (ADB) dan Bank Dunia tengah menyusun buku Fintech dan modul program literasi keuangan digital dengan topik Peer to Peer Lending.
Mengenai kegiatan OJK Virtual Innovation Day, Wimboh menjelaskan bahwa kegiatan tahunan OJK ini diselenggarakan sebagai wadah diskusi dan tukar pikiran antar-pemangku kepentingan dan praktisi jasa keuangan terkait perkembangan terkini guna menjadi bahan masukan bagi pengembangan kebijakan OJK ke depan, sehingga dapat berperan serta mendesain pengembangan ekonomi dan keuangan digital terutama untuk mengakselerasi pemulihan ekonom nasional.
"Dalam rangka hari ulang tahun OJK ke-10, OJK melakukan kegiatan yang berkaitan dengan inovasi keuangan digital. Dalam acara ini, OJK akan berdialog dengan berbagai otoritas, tidak hanya otoritas dalam negeri, namun juga luar negeri, serta beberapa praktisi agar kita bisa mendapatkan update terakhir tentang digitalisasi perekonomian global. Dengan digitalisasi ini, diharapkan semua sendi kehidupan memanfaatkan kehadiran digital dan memitigasi risiko yang akan terjadi, agar masyarakat mendapatkan keuntungan lebih baik. Selain itu, UMKM juga akan menjadi topik penting yang akan kita tangani juga," pungkas Wimboh dalam keterangan pers yang dilakukan setelah pembukaan kegiatan OJK Virtual Innovation Day 2021.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto yang juga menghadiri acara pembukaan OJK Virtual Innovation Day 2021 menyambut baik dukungan OJK terhadap perkembangan digitalisasi di sektor jasa keuangan dan fintech baik melalui dukungan kebijakan dan juga implementasi regulatory sandbox.
Airlangga juga berpesan agar pembiayaan kepada sektor-sektor komoditas dapat ditingkatkan terutama komoditas berbasis ekspor dalam rangka menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional.
Baca Juga: Kamrussamad: Idul Adha, Momentum Pejabat Berkorban untuk Selamatkan Rakyat
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Beban Infrastruktur Membengkak, Pemprov Sulsel Usul 360 Km Jalan Provinsi Jadi Jalan Nasional
-
Dugaan Pelecehan Seksual Pimpinan Bank, Netizen Serbu Akun Direktur Utama BSI
-
Mengaku Ketua Panitia, Mahasiswa Unhas Lakukan Pelecehan Seksual Terancam Dipecat
-
Terancam PHK, Pekerja SPPG Kepung DPRD Sulsel: Jangan Hentikan Program MBG
-
Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar, KPK Mulai Bidik Pengisian Kuota PT Makassar Toraja