SuaraSulsel.id - Indira Arum Puspitarani. Perempuan 23 tahun asal Kota Makassar. Akan merasakan tanggung jawab sebagai Direktur Utama Kimia Farma. Walau hanya satu hari.
Indira terpilih dalam ajang Kampanye Girls Take Over 2021 yang dipilih langsung oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.
Ada enam perempuan dari berbagai provinsi di Indonesia yang terpilih pada ajang tersebut.
Indira berhasil mengalahkan 7.023 finalis lainnya se-Indonesia. Awalnya, ia ikut karena informasi dari bank tempatnya bekerja.
Bank tersebut telah melakukan kerjasama terkait program Kementerian BUMN. Hingga akhirnya Arum diminta untuk ikut.
"Apalagi saya lihat kompetisinya mengenai perempuan. Yang visi misinya harus saling mendukung untuk bergerak maju membuat saya semakin tertarik," ujar Arum, Kamis 30 September 2021.
Kampanye Girls Take Over 2021 sendiri merupakan bagian dari kegiatan untuk mendukung terciptanya kesetaraan gender dalam dunia kerja. Khususnya di lingkungan BUMN.
Mereka yang terpilih akan diberi kewenangan dalam sehari. Untuk memegang jabatan tinggi di Kementerian BUMN. Mereka akan menggantikan Menteri BUMN dan lima Direktur Utama BUMN.
Alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini menjelaskan Girls Take Over merupakan sebuah bentuk kampanye global yang dilakukan secara serentak setiap tahun. Program ini dijalankan oleh Plan International dalam rangka memperingati Hari Anak Perempuan Nasional yang jatuh pada 11 Oktober.
Baca Juga: Hasil Lengkap Pekan Kelima Liga 1 2021/2022, Persija dan Persib Kompak Imbang
Prosesnya sudah dimulai sejak bulan Agustus, tahun lalu. Seleksinya cukup ketat untuk bisa terpilih. Mulai dari seleksi administrasi, tes tulis dan essay.
"Hingga kemudian ada nama saya yang ditetapkan masuk ke 35 besar peserta terpilih yang dipersiapkan ikut Girls Leadership Class," tambahnya.
Arum bilang tes leadership class ini yang cukup sulit. Semua peserta diuji bagaimana kompetensinya jika menjadi seorang pemimpin di depan tim penilai.
Namun, berkat pengalamannya di organisasi kampus, Arum bisa melaluinya. Langkahnya berjalan mulus hingga terpilih menjadi enam besar.
"Padahal ada juga seleksi lewat kompetisi video dan wawancara. Kecakapan berbicara menjadi penilaiannya," ungkap perempuan kelahiran 12 April 1998 itu.
Saat namanya masuk enam besar, ia langsung ditugaskan menjadi Direktur Utama Kimia Farma. Semua tugas Direktur Kimia Farma, Verdi Budidarmo akan dia kerjakan dalam sehari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Diperiksa 6 Jam Terkait Korupsi Seragam Rp16 M, Bupati Gowa: Silakan Tanya ke Penyidik
-
Bupati Gowa Diperiksa Kasus Seragam Gratis Rp16 Miliar, Om Basri Belum Tersentuh?
-
KUR BRI Berperan dalam Pengembangan Gula Merah di Sumenep yang Kini Rambah Berbagai Daerah
-
Film Asal Toraja Ini Panen Pujian di Eropa
-
Misteri Dana Rp5 Miliar Penggusuran Lahan Laoli, DPRD Luwu Timur Tak Merasa Menganggarkan