Adapun daerah dengan penerapan PPKM Level 2 yaitu Kabupaten Kepulauan Selayar, Bulukumba, Jeneponto, Takalar, Gowa, Bone, Maros, Pangkajene Kepulauan, Barru, Wajo, Sidenreng Rappang, Enrekang, Luwu, Luwu Utara, Toraja Utara, Kota Makassar, Kota Parepare, dan Palopo. Untuk Level 3 yaitu Kabupaten Bantaeng, Sinjai, Soppeng, Pinrang, Tana Toraja, dan Kabupaten Luwu Timur.
“Alhamdulillah, PPKM Luar Jawa - Bali yang kembali diperpanjang sudah tidak ada kabupaten/kota di Sulsel yang level 4. Dan sudah lebih 600 sekolah yang mulai melakukan pembelajaran tatap muka,” kata Andi Sudirman, Rabu, 22 September 2021.
Andi Sudirman mengungkapkan, telah ada Inmendagri terkait PTM pada level 1-3, yang menjadi dasar untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Ketentuan pembelajaran tatap muka terbatas sesuai dengan SKB 4 Menteri dan Inmendagri bagi level 1-3 bisa melakukan PTM dengan kapasitas PAUD 33 persen, SD, SMP, SMA/sederajat 50 persen, dan SLB 62 - 100 persen.
"Bupati dan Wali Kota untuk segera melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan kapasitas pelajar 50 persen. Sementara untuk PAUD hanya 33 persen, dan untuk SLB dengan kapasitas 62-100 persen. Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan vaksinasi oleh tenaga pendidiknya," pintanya.
Makassar Zona Kuning
Kota Makassar kini berada dalam zona kuning penyebaran Covid-19. Kota Makassar sudah masuk dalam wilayah PPKM Level 2.
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengaku hal tersebut berkat kerja sama semua pihak yang telah mendukung berjalannya Program Makassar Recover.
“Alhamdulillah jumlah warga terpapar saat ini makin berkurang. Tadinya zona merah dengan jumlah penderita covid yang tinggi, sekarang sudah kuning atau penderita covid minim," ungkap Danny Pomanto.
Danny Pomanto pun resmi menutup fasilitas isolasi apiung di kapal milik PT Pelni KM Umsini. Setelah kurang lebih dua bulan beroperasi.
Baca Juga: Ridwan Kamil Bicara Soal Klaster Covid-19 di 149 Sekolah Jawa Barat
“Alhamdulillah kita akhiri karena BOR-nya sudah sangat rendah. Satu kota itu cuman 8 persen. Di kapal ini BOR-nya 2,5 persen. Sehingga sudah selayaknya itu berarti program isolasi terpadu itu berhasil. Kenapa berhasil? karena berhasil menekan BOR. Itu menjadi rujukan,” kata Danny.
Selanjutnya, Danny Pomanto akan mengevaluasi setiap bulan. Serta akan mengantisipasi jika ada lonjakan secara tiba-tiba.
Salah satunya dengan menggencarkan vaksinasi di Kota Makassar. Hingga masuk ke lingkungan Rukun Tetangga atau RT.
“Ini bukan sekadar program. Tapi sebuah sejarah yang membuat dunia melirik Kota Makassar dan menjadikan contoh. Tapi jangan lengah, tetap protokol kesehatan,” imbau Danny Pomanto.
Disiplin Protokol Kesehatan
Penanganan penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Provinsi Sulawesi Selatan diklaim terkendali. Daerah yang masuk dalam zona orange dalam kasus penyebaran Covid-19 tersisa Kabupaten Luwu Timur dan Tana Toraja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Lagi-lagi Antre Solar Makan Korban, Petugas SPBU di Mamuju Dibacok Sopir Truk
-
Nikmati Layanan Premium Medical Check Up Bersama BRI Private
-
BRI InFrame 2026 Ajak Jurnalis dan Masyarakat Abadikan Geliat Ekonomi Kerakyatan
-
57 Pelajar Keracunan MBG di Kendari, Kepala SPPG Minta Maaf
-
Warga Makassar-Gowa Bernapas Lega! Proyek Jalan Aroepala Selesai, Segera Dibuka Penuh