SuaraSulsel.id - Universitas Hasanuddin (Unhas) mengaku siap menggelar pembelajaran tatap muka. Usai menerima surat keputusan tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19.
Unhas langsung merespons surat keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 03/KB/2021, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/4242/2021, dan Nomor 440-717 Tahun 2021. Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).
"Universitas Hasanuddin siap menyelenggarakan pembelajaran tatap muka," ungkap Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Muh. Restu, Minggu 26 September 2021.
Restu menjelaskan, hakikatnya Unhas sudah lama merancang dan mempersiapkan prosedur pembelajaran tatap muka. Bagaimana prosedur pembelajaran dalam kelas, laboratorium, laboratorium lapangan, hingga penyelenggaraan seminar, ujian akhir, dan promosi.
Baca Juga: Ridwan Kamil Bicara Soal Klaster Covid-19 di 149 Sekolah Jawa Barat
Restu mengatakan semua kebutuhan yang dipersyaratkan pada pembelajaran tatap muka terbatas sudah dimiliki oleh Unhas. Selain itu, Unhas sejak awal telah memiliki Satgas Covid-19. Untuk membantu proses penerapan protokol kesehatan atau Prokes.
Awalnya, rencana pembelajaran tatap muka akan terlaksana pada semester akhir Tahun Akademik 2020/2021. Namun, akibat situasi pademi yang fluktuatif dan menunjukkan peningkatan beberapa waktu lalu, maka Unhas mengadakan adaptasi dan menunggu hingga kondisi memungkinkan.
"Pembelajaran tatap muka diprioritaskan untuk angkatan 2020 dan 2021 yang berdomisili di sekitar Makassar. Bagi mahasiswa yang posisinya jauh, bisa mengikuti tetapi dengan ketentuan khusus. Kelas dirancang secara hybrid dan bergilir. Misalnya ikut hari ini dikelas, minggu depan tidak ikut dalam kelas," jelas Restu.
Restu menambahkan aturan ataupun konsep pembelajaran tatap muka belum disosialisasikan. Mengingat belum ada surat keputusan yang dikeluarkan oleh pimpinan universitas.
Pada dasarnya, Unhas sudah mempunyai kesiapan yang matang. Namun, tetap diperlukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk menyesuaikan antara kesiapan Unhas dengan kebijakan pemerintah.
"Kita sudah punya peluang untuk mengimplementasikan, apalagi sebagian besar sivitas akademika Unhas sudah menerima vaksin lengkap. Jadi, secara umum menindaklanjuti edaran tersebut, Unhas sudah siap," kata Restu.
Baca Juga: Ingin Nonton PON XX Papua 2021? Ketahui Dulu Protokol Kesehatan untuk Penonton
Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah
Berita Terkait
-
Dikumpulkan di Istana, Prabowo ke Anak-anak Sekolah: Jangan Ikut-ikut Hal Negatif!
-
Kapan Masuk Sekolah Setelah Libur Lebaran 2025? Ini Jadwal Kalender Belajar
-
Alhamdullillah! Dana BOS Madrasah dan BOP RA Cair, Berikut Syarat Pencairannya
-
Usai Lebaran, Prabowo Cari Guru Sekolah Rakyat! Begini Mekanismenya
-
Tak Harus Tunggu SPMB, Mendikdasmen Sebut Siswa Bisa Daftar Sekolah Rakyat Kapan Saja
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka
-
Bawaslu Coret Calon Wakil Wali Kota Palopo di Pilkada! Kasus Napi Tersembunyi Terbongkar?