SuaraSulsel.id - Pemerintah Kota Gorontalo menyiapkan bonus besar bagi atlet PON Papua yang berhasil membawa medali.
Hal itu diungkapkan Wali Kota Gorontalo Marten Taha, saat melepas 18 atlet beserta official asal Kota Gorontalo. Untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.
Pelepasan atlet dilaksanakan di Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo, Senin, 21 September 2021.
“Sebagian besar atlet yang berangkat ke PON kali ini paling banyak berasal dari Kota Gorontalo. Ini tentu saja jadi kebanggaan, dan besar harapan kami bisa membawa nama harum Provinsi Gorontalo, khususnya Kota Gorontalo di ajang nasional,” ucap Marten.
“Mereka akan mengharumkan Provinsi Gorontalo, khususnya Kota Gorontalo di PON XX 2021 Papua, jadi mereka kita harus dukung dan beri apresiasi,” tambahnya
Mengutip gopos.id -- jaringan Suara.como, Marten mengaku akan memberikan rumah bagi atlet yang berhasil membawa medali emas ke Gorontalo.
“Untuk tahun ini saya sudah siapkan anggaran, dua minggu setelah pulang dari Papua akan memberikan bonus rumah bagi atlit yang meraih emas,” ucap Marten
Selain rumah, Marten juga akan memberikan bonus uang kepada mereka. Sebelum berangkat ke Papua, para atlet juga diberikan uang saku.
“Untuk memberikan uang saku bagi atlet dan pelatih yang berasal dari Kota Gorontalo. Saya pastikan sebelum berangkat uang saku tersebut sudah masuk ke rekening masing-masing,” pungkasnya.
Baca Juga: Telkom Siapkan Jaringan untuk Jamin Kelancaran Cabor Esports di PON Papua
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
Terkini
-
Polda Sulteng Janji Usut Tuntas Kasus Pembakaran PT RCP Morowali Secara Transparan
-
SMKN 4 Kendari Kembalikan Uang Iuran Siswa Rp200 Juta, Ini Alasannya!
-
DPRD Soroti Penangkapan Aktivis di Morowali: 'Jangan Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas'
-
DPRD Sulteng Soroti Penegakan Hukum 'Tebang Pilih' dalam Konflik Tambang di Morowali
-
Kasus Adik Bunuh Kakak di Makassar 'Ujian' Pertama KUHP dan KUHAP