SuaraSulsel.id - Pemerintah Kabupaten Gowa mengklaim berhasil menurunkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM. Dari level tiga menjadi level dua.
Hal itu berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 41 tahun 2021 dan ditindaklanjuti melalui surat edaran bupati. Bersamaan dengan pengumuman perpanjangan PPKM hingga 20 September 2021.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, meskipun PPKM berlanjut, namun suatu keberhasilan Kabupaten Gowa mampu turun ke level dua.
"Alhamdulillah ini suatu keberhasilan bagi kita dalam hal pengendalian Covid-19. Hal ini menandakan bahwa kedisiplinan masyarakat kita semakin baik. Khususnya dalam menerapkan protokol kesehatan dan percepatan vaksinasi yang kita lakukan," ungkapnya, Jumat 10 September 2021.
Meskipun turun level, Adnan mengimbau agar masyarakat tidak lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Terlebih pemerintah pusat telah mengumumkan adanya perpanjangan PPKM hingga 20 September 2021 bagi wilayah di luar Jawa dan Bali.
"Kita memang turun level. Tapi kita tetap harus patuh terhadap protokol kesehatan. Agar kita betul-betul mampu memutus mata rantai penularan Covid-19 ini," jelasnya.
Pada pemberlakukan PPKM level dua ini, beberapa kebijakan yang berlaku yakni pelaksanaan Work From Home (WFH) diberlakukan 50 persen, pasar tradisional, pedagang kaki lima, toko kelontong, agen penjual pulsa, barbershop/pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, pasar loak, pasar burung/unggas, pasar basah, pasar batik, bengkel kecil, cucian kendaraan dan lain – lain yang sejenis tetap diizinkan buka. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sampai dengan pukul 21.00 Wita.
Kemudian toko swalayan, minimarket dan sejenisnya yang menjual kebutuhan sehari – hari diizinkan buka dengan protokol kesehatan secara ketat sampai dengan pukul 20.00 Wita. Serta warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya diizinkan buka sampai dengan pukul 22.00 Wita dengan protokol kesehatan secara ketat.
Tim patroli Pemkab Gowa yang sudah dibentuk juga akan berjalan seperti biasa. Melakukan patroli di wilayah Kabupaten Gowa. Mulai Pukul 09:00 sampai 01:00 Wita.
Baca Juga: Bagaimana Polisi Menangani Kasus Ilmu Hitam di Gowa ? Begini Kata Pakar Pidana
Lakukan Vaksinasi
Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Badan Intelijen Negara Daerah Sulawesi Selatan kembali juga akan menggelar vaksinasi massal sebanyak 5.500 dosis.
Wakil Bupati Gowa Abdul Rauf Malaganni mengatakan, hal ini dilakukan sebagai upaya Pemkab Gowa untuk terus meningkatkan cakupan vaksinasi di wilayah Kabupaten Gowa.
"Hari Senin mendatang vaksinasi 5.500 ini kita tujukan untuk anak sekolah dan masyarakat umum," ujar Rauf.
Rauf berharap, vaksinasi massal bisa mencapai target bahkan melebihi target. Olehnya itu, dirinya meminta agar pelaksanaan vaksinasi ini betul dipersiapkan dengan baik.
"Saya berharap ini betul-betul berjalan dengan baik. Olehnya itu, butuh persiapan yang baik. Tolong diatur sebaik-baiknya, vaksinasi massal 10 ribu beberapa waktu lalu bisa sukses, insya allah yang 5.500 ini bisa lebih sukses," harapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Program MYP Irigasi Pemprov Sulsel Topang Swasembada Pangan
-
Pesan Terakhir Hasbiah Sebelum Virgo Transport 8 Tenggelam: 'Jaga Cucu-Cucuta'
-
Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan
-
BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026 dari Kemenpora, Tegaskan Dukungan untuk Olahraga
-
Koper Penumpang Pesawat Tujuan Makassar Berisi Anak Kera Ekor Panjang