SuaraSulsel.id - Sebanyak 428 unit bus untuk mendukung transportasi penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tiba di Jayapura, Rabu 1 September 2021.
Saat tiba di Papua, akun Facebook Sa Papua mengunggah aktivitas sopir bus tersebut. Sopir bus direkam sedang membawa kompor, tabung gas, dan puluhan karung beras.
"Karena menurut mereka, PON Papua akan diadakan di hutan pegunungan terpencil. Setelah tiba, baru mereka sadar bahwa ternyata Timika itu adalah sebuah kota. Dan mereka menginapnya di hotel," tulis akun Sa Papua.
Pengelola hotel pun menyediakan ruangan di belakang gedung. Untuk para sopir yang ingin memasak.
Baca Juga: PON Papua: Pemprov Kalsel Gelontorkan Dana Rp 25,2 Miliar
"Dari teman di Timika bilang kalau malam tuh hotel berasap sekali he he," tulis akun tersebut.
Mengutip Kabarpapua.co, ratusan bus diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta menggunakan KM Dharma Kencana dengan tujuan Pelabuhan Laut Jayapura. Selain untuk PON XX, ratusan bus ini akan digunakan pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Recky D. Ambrauw menjelaskan, 428 unit bus ini merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan. 211 unit di antaranya merupakan bus medium dan 217 unit bis mikro.
“Kementerian Perhubungan juga menyewa bus-bus pariwisata, termasuk sopirnya. sedangkan untuk tipe mikro bus berwarna kuning ada 217 unit itu mobil baru dan kami akan merekrut sopir,” terang Recky.
Ratusan bus ini akan dibagi ke 4 klaster penyelenggara PON XX. 176 unit akan diserahkan ke Kota Jayapura, 140 unit untuk Kabupaten Jayapura, 67 unit untuk Mimika dan 45 unit untuk Merauke.
Baca Juga: DPRD Sumbar Ingatkan Faktor Keamanan dan Anggaran Ikut PON Papua
“Untuk Kota Jayapura akan terima 88 unit bus medium dan 88 bus mikro, Jayapura 51 unit bus medium dan 89 unit bus mikro. Lalu Mimika 42 unit bus medium, 25 unit bus mikro, sedangkan Merauke 30 unit bus medium dan 15 bus mikro,” terang Recky.
Berita Terkait
-
Satgas Damai Cartenz Periksa 3 Personel TNI Terkait Dugaan Penjualan Senjata Api ke TNPB-OPM
-
Puan Desak Pemerintah Lindungi Guru dan Nakes di Papua Pasca-Serangan KKB Maut
-
Soroti Militerisme di Papua usai Guru Dibunuh OPM, Begini Kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti
-
Bupati Yahukimo Bantah Guru dan Nakes di Distrik Anggruk Intelijen TNI/Polri: Mereka Direkrut 2021
-
Bunuh Guru, Legislator PDIP Kecam Tindakan Biadab OPM: Negara Harus Segera Tumpaskan Mereka!
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka
-
Bawaslu Coret Calon Wakil Wali Kota Palopo di Pilkada! Kasus Napi Tersembunyi Terbongkar?