SuaraSulsel.id - Meski tinggal sebulan atau 31 hari penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua akan bergulir, namun anggaran yang dialokasikan untuk gelaran pesta olahraga sebesar Rp 1,4 triliun dari APBN tak kunjung cair.
Persoalan tersebut kini menjadi perhatian khusus kalangan DPR Papua serta tim Pansus PON XX dan Peparnas XVI.
Ketua DPR Papua Johny Banua Rouw mengatakan, kesiapan provinsi paling timur Indonesia sebagai tuan rumah PON XX sudah sangat siap.
Namun persoalannya saat ini, anggaran APBN belum cair dan menjadi faktor pengganggu kesiapan. Apalagi dana tersebut nantinya akan diperuntukkan pada penyediaan konsumsi, akomodasi, dan transportasi lokal.
Baca Juga: Atlet Bebas COVID-19, Taekwondo Jabar Optimis Sabet Banyak Medali di PON Papua
“Secara khusus, PB PON dan Sub PB PON di 4 klaster sudah siap melaksanakan PON XX yang akan dilaksanakan di Papua. Walaupun kita tahu bersama bahwa sampai saat ini menjadi kendala utama bagi PB PON dan Sub PB PON adalah terkait dengan dana Rp 1,4 triliun yang menjadi kesepakatan itu tanggung jawab pemerintah pusat yang sampai hari ini kita dengar belum dikirimkan kepada PB PON dan ini sangat mengganggu persiapan pelaksanaan PON di Papua,” ujarnya seperti dikutip dari Jubi.co.id-jaringan Suara.com.
Dikemukakannya, penyelenggaraan PON XX di Papua berbeda dibandingkan gelaran sebelumnya. Pada PON kali ini konsumsi, akomodasi dan transportasi digratiskan kepada tiap kontingen.
“Jadi nilai Rp 1,4 triliun ini di dalamnya diperuntukkan yang pertama ada konsumsi, akomodasi, transportasi lokal. Padahal ini adalah fungsi utama dalam pelaksanaan PON. Perlu kita tahu, bahwa pelaksanaan PON XX ini semua biaya akomodasi, transportasi, dan konsumsi ditanggung oleh Pemerintah Papua atau PB PON,” jelasnya.
Sementara itu, demi kelancaran persiapan PON XX, DPR Papua berjanji akan mendesak pemerintah pusat untuk mencairkan anggaran tersebut.
“Dalam waktu dekat kita akan meminta kepada pemerintah pusat lewat momen ini untuk segera dapat mencairkan atau mengirimkan dana Rp 1,4 triliun, karena tanpa uang ini sangat menganggu pelaksanaan PON,” tekannya.
Baca Juga: Top 5 Sport: Fernando Alonso Terkejut F1 'Bagi-bagi' Poin di GP Belgia
Ketua Pansus Jack Komboy mengatakan, pihaknya akan segera mencarikan solusi agar bisa mencairkan anggaran APBN senilai Rp 1,4 triliun tersebut dalam waktu dekat.
Berita Terkait
-
Momen Bersejarah di Papua Tengah, Ketua DPRPT Sementara Maksimus Takimai Janjikan Ini
-
Sah! Anggota DPR Papua Tengah Periode 2024-2029 Resmi Bertugas
-
12 Mobil Dinas Terbakar di Area Parkir DPR Papua, Penyebabnya Masih Diselidiki
-
5 Atlet di PON Papua 2021 Terbukti Positif Doping
-
Prajurit TNI Taruh Uang Ganti Rugi di Peti Jenazah Korban Kekerasan, Anggota DPR Papua Murka: Penghinaan Bagi Kami!
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka
-
Bawaslu Coret Calon Wakil Wali Kota Palopo di Pilkada! Kasus Napi Tersembunyi Terbongkar?
-
Polisi Tangkap Pengeroyok Panitia Salat Idulfitri di Selayar
-
BRI Waspadai Kejahatan Siber Selama Lebaran 2025 dengan Melindungi Data Pribadi Nasabah
-
Polisi Tangkap Petta Bau, Pimpinan Aliran Tarekat Ana Loloa di Maros