Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Selasa, 24 Agustus 2021 | 16:18 WIB
Manusia tertinggi di Amerika bernama Igor Vovkovinskiy meninggal dunia [VOA]

SuaraSulsel.id - Kabar duka datang dari Amerika. Manusia tertinggi bernama Igor Vovkovinskiy meninggal dunia. Igor adalah pria tertinggi di Amerika saat ini. Meninggal dunia pada usia 38 tahun.

Igor Vovkovinskiy lahir di Ukraina. Meninggal karena penyakit jantung pada Jumat (20/8) di Mayo Clinic, di Rochester.

Mengutip VOA, pada tahun 1989 ketika masih kanak-kanak. Igor dilaporkan memeriksakan diri ke klinik kesehatan. Ukuran tubuhnya yang tinggi disebut karena tumor yang menekan kelenjar pituitari.

Igor Vovkovinskiy tumbuh menjadi laki-laki tertinggi di Amerika, tingginya hampir 2,4 meter.

Baca Juga: Studi: Biaya Kepemilikan Mobil Baru Hampir Rp143 Juta per Tahun

Kakak Igor Vovkovinskiy mengatakan pada Star Tribune, Igor sudah menjadi artis sejak tiba dari Ukraina pada akhir 1980-an. Tetapi Igor lebih suka menjalani kehidupan normal.

"Daripada menjadi orang terkenal,”

Vovkovinskiy pernah tampil di acara “The Dr. Oz Show” dan disebut-sebut oleh Presiden Barack Obama dalam pawai kampanye 2009 ketika presiden melihatnya di dekat panggung mengenakan kaos yang bertuliskan “Pendukung Terkuat Obama di Dunia.”

Vovkovinskiy pada 2013 membopong seorang kontestan asal Ukraina ke atas panggung untuk tampil di Eurovision Song Contest.

Ketika berusia 27 tahun, Vovkovinskiy melakukan perjalanan ke New York, dan oleh juru Guinness World Records di acara Dr. Oz itu, dinyatakan sebagai orang tertinggi yang masih hidup di Amerika. Ia mengungguli wakil sherif Virginia dengan sepertiga inci.

Baca Juga: Peringkat Brand Mobil Listrik Dunia: Amerika Serikat Nomor Satu, Korea Keenam

Pada 2012 ia mengajukan permohonan untuk menutupi perkiraan pembuatan sepatu khusus yang akan mencegahnya merasa sakit di bagian kaki, bernilai $16 ribu.

Ketika itu ia mengatakan selama bertahun-tahun tidak memiliki sepasang sepatu yang sesuai dengan ukuran kakinya, yaitu ukuran 26.

Ribuan orang menyumbang lebih dari dua kali lipat yang dibutuhkannya. Reebok bahkan menyediakan sepatu yang dibuat secara khusus untuknya secara gratis.

Menurut Ranfranz and Vine Funeral Home, yang menyelenggarakan upacara mengenangnya pada Sabtu (21/8), Vovkovinskiy lahir pada 8 September 1982 di Bar, Ukraina, dari pasangan Vovkovinska dan Oleksandr Ladan. VOA

Load More