SuaraSulsel.id - Hari Kemerdekaan Repubik Indonesia ke-76 tahun akan dirayakan 17 Agustus 2021. Banyak yang beryukur Indonesia masih bisa bertahan di usia 76 tahun. Namun banyak juga mengeluh. Belum bisa merasakan nikmatnya kemerdekaan.
Seperti yang dialami sejumlah keluarga miskin di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Menjelang perayaan kemerdekaan ke 76 tahun, Nenek Nela (69 tahun) masih hidup miskin di Dusun Kayulune, Desa Keang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Meski sudah lansia, Nenek Nela masih harus bekerja. Menjadi tulang punggung keluarga. Menghidupi tiga cucunya.
Baca Juga: Seorang Pria Ditemukan Penuh Luka Tusuk di Jalan Trans Sulawesi Mamuju Sulbar
Mengutip pojokcelebes.com, kemiskinan membuat Nenek Nela harus terus bekerja. Menyambung hidup. Tiga cucunya tidak bisa sekolah karena terkendala biaya.
Untuk hidup, Nenek Nela menjadi kuli harian di kebun milik orang. Dengan upah Rp 10 ribu per hari.
“Tiap hari saya berdoa semoga cucu saya dapat bersekolah dan menjadi orang yang berhasil. Dan ada kasian yang memperhatikan soal sekolahnya,“ harap Nela.
Nenek Nela bersama tiga cucunya harus merasakan kerasnya hidup karena sulitnya ekonomi. Semakin sulit selama pandemi Covid-19.
Rumah yang mereka tempati juga tidak layak huni. Kamar tidur berlantai kayu dan bambu serta beralaskan tikar robek. Dengan peralatan dapur seadanya.
Baca Juga: Anggota Polisi Penipu 3 Orang Petani Ditangkap dan Jadi Tersangka
Nenek Nela mengaku pernah merasakan bantuan Program Keluarga Harapan dari Kementerian Sosial. Namun bantuan tersebut sudah tidak pernah lagi diterima.
Jika tidak ada upah dari bekerja. Nenek Nela dan cucunya harus rela makan pisang dan ubi rebus. Sebagai sumber energi.
Relawan kemanusiaan, Marhama, mengaku kondisi rumah Nenek Nela sangat memprihatinkan. Sangat butuh bantuan.
“Saya sudah menyerahkan bantuan untuk Nenek Nela dari hasil yang kami kumpulkan sebagai relawan kemanusiaan. Sejumlah bahan Sembako yang diserahkan langsung ke Nenek Nela,“ ungkapnya.
Berita Terkait
-
Tak Terima Ditegur Masuk ke Asrama Putri Malam Hari, Oknum Polisi Ini Panggil Puluhan Aparat Keroyok Kader HMI
-
Wuling Air EV Kuning Jadi Hadiah Jokowi untuk SMK di Mamuju
-
Sadis! Sekuriti Basarnas Ditikam hingga Tewas oleh Rekan Kerjanya Sendiri, Ternyata Ini Motifnya
-
5 Fakta Siswi SMP Diseret-Diperkosa Bergilir 4 Pria di Gudang Sekolah Mamuju
-
Brantas Abipraya Bangun Kembali Mamuju Pasca Gempa
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Dosen Unismuh Makassar Dikirim Kemenkes Bantu Korban Gempa Myanmar
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka