SuaraSulsel.id - Seorang perempuan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, minta tolong dengan cara siaran langsung atau live di akun media sosialnya.
Wajah perempuan tersebut terlihat penuh darah dengan luka sayatan di beberapa bagian wajah. "Tolong, saya dianiaya di Kantor Gubernur," teriak perempuan yang menjadi korban penganiayaan.
Tidak lama Anggota Polsek Panakkukang menindaklanjuti peristiwa tersebut. Menemuka korban inisial SW (24 tahun). Dianiaya dengan cara disayat menggunakan pisau. Oleh suami siri berinisial AI (31 tahun).
Pelaku AI disebut bekerja di salah satu BUMD milik Pemprv Sulsel. Mereka tinggal di perumahan dinas Kompleks Gubernur Jalan Urip Sumoharjo Kota Makassar.
Keterangan polisi, pelaku dan korban cekcok. Sehingga pelaku tega menganiaya korban dengan cara disayat-sayat wajahnya menggunakan pisau dapur.
Korban mengalami luka sayatan di jidat, pipi kiri dan telinga. Sehingga harus mendapatkan sekitar 29 jahitan.
Pelaku AI sudah ditangkap dan ditahan di Mapolres Panakkukang. Sementara korban masih menjalani pemulihan di rumah keluarganya.
Iptu Jeriadi Kanit Reskrim Polsek Panakkukang mengatakan motif pelaku adalah perselisihan. Korban SW meminta barangnya dari pelaku tapi tidak mau diserahkan. Sehingga terjadi cekcok yang menyebabkan penganiayaan.
"Korban disayat menggunakan pisau sebanyak tiga kali," ungkap Jeriadi.
Baca Juga: Razia Protokol Kesehatan di Makassar, Warga Positif Covid-19 Langsung Isolasi
Pelaku AL kini mendekam di Mapolsek Panakkukang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso
-
Kapal Perempuan: Banyak APH Belum Terapkan UU TPKS dalam Kasus Kekerasan Seksual
-
2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak
-
Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap