SuaraSulsel.id - Komisi Pemilihan Umum atau KPU Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melaksanakan Kelas Virtual Diskusi Hukum dan Pemilihan Umum. Bertempat di Aula Kantor KPU Sulsel.
Kegiatan yang memasuki Sesi ke-IV ini menghadirkan Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Ahmad Doli Kurnia Tanjung sebagai narasumber.
Peserta kegiatan ini adalah Ketua, Anggota KPU, dan Kepala Sub Bagian serta Staf dari 24 KPU Kabupaten dan Kota di Sulawesi Selatan. Peserta hadir lewat media zoom meeting teleconfrence.
Ketua KPU Provinsi Sulawesi Selatan Faisal Amir melaporkan hasil pelaksanaan Pilkada 2020 di Sulawesi Selatan kepada Ketua Komisi II DPR RI.
Pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak yang digelar pada tahun 2020 di 12 Kabupaten dan Kota di Provinsi Sulawesi Aelatan berjalan lancar dan aman. Hal ini terwujud karena sinergitas dan dukungan dari semua pihak dalam pelaksanaan pilkada tahun 2020.
"Partisipasi pemilih juga meningkat di Sulawesi Selatan. Padahal pelaksanaan Pilkada tahun 2020 kita melaksanakan di tengah mewabahnya pandemi Covid-19. Selain itu, kami juga sampaikan bahwa KPU Provinsi Sulawesi Selatan sangat terbuka ke semua pihak untuk bersama sama meningkatkan kualitas Pilkada di Sulawesi Selatan," ungkap faisal.
Anggota KPU Provinsi Sulawesi Selatan Divisi Hukum dan Pengawasan Upi Hastati dalam sambutannya sangat mengapresiasi kehadiran Ketua Komisi II DPR RI di KPU Sulsel.
"Kami sangat senang Bapak bisa hadir langsung di KPU sulsel, ini adalah kado istimewa buat kami. Karena bapak ketua sudah meluangkan waktu," ungkap Upi.
Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung mengatakan Kelas Virtual Diskusi Hukum dan Pemilu menjadi hal penting.
Baca Juga: Terbukti Ampuh, Permintaan Plasma Konvalesen di Sulsel Meningkat
"Apa yang diinisiasi KPU Provinsi Sulawesi Selatan ini menjadi sesuatu yang penting. Ada satu aktivitas diluar aktivitas kepemiluan. Secara langsung ini adalah kelas virtual oleh Divisi Hukum dan Kepemiluan yang senantiasa membuat KPU seluruh Indonesia tidak terlena dan tidak lupa. Apalagi Pemilu tahun 2024 ini adalah pemilu yang membutuhkan energi yang luar biasa besar," ungkap Bang Doli, sapaannya.
Bang Doli menitipkan pertumbuhan demokrasi melalui Pemilu. Tanggung jawab besarnya salah satunya ada di KPU.
"Jadi marilah kita terus meningkatkan kapasitas dan kualitas kita. Baik secara individu maupun institusi. Sehingga peningkatan kualitas institusi dan individu kita memberikan kontribusi yang positif terhadap pertumbuhan demokrasi," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Ini Jadwal Baru Open House Idulfitri Walikota Makassar
-
Prabowo Geram! Mobil Dinas Kepala Daerah Rp8 Miliar, Padahal Jembatan Desa Ambruk
-
Kenapa Lebaran Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Lebih Cepat dari Muhammadiyah dan Pemerintah
-
Stok BBM Sulsel Dipastikan Aman, Gubernur Andi Sudirman Imbau Warga Tidak Panik
-
Hilal di Makassar Tidak Terlihat, Lebaran Idulfitri 1447 H Tunggu Sidang Isbat