SuaraSulsel.id - Perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level 3 di Kabupaten Gowa yang berakhir hari ini (2/8).
Untuk perpanjangan, Gowa masih menunggu instruksi pemerintah pusat. Hal ini diungkapkan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan melalui video yang diupload di Instagram, Senin (2/8/2021).
"Terkait perpanjangan PPKM level tiga di Wilayah Kabupaten Gowa yang dilakukan sejak tanggal 26 Juli hingga 2 Agustus yang berakhir hari ini, sampai saat ini kita masih menunggu keputusan pemerintah pusat melalui Instruksi Mendagri," ungkapnya.
Adnan mengaku pembatasan dilakukan karena kasus konfirmasi Covid-19 mengalami peningkatan sehingga salah satu cara yang harus dilakukan dengan taat protokol kesehatan dan melakukan pembatasan kegiatan masyarakat.
"Tentu kita tidak ingin angka penularan Covid terus meningkat di Kabupaten Gowa makanya dilakukan pembatasan. Tetapi jika kita semua bisa bekerjasama dengan baik untuk taat protokol kesehatan, insyaallah PPKM tidak diperpanjang yang penting kita semua bisa bekerjasama dalam memutus mata rantai penularan Covid-19," jelasnya.
Olehnya ia berharap selama PPKM ini masyarakat bisa mematuhi aturan dan kebijakan yang berlaku terlebih setiap harinya Forkopimda, personil gabungaj TNI Polri hingga SKPD ligkup Pemkab Gowa terus melakukan patroli agar level Kabupaten Gowa bisa turun di level dua bahkan level satu.
"Kita berdoa dan berharap PPKM di Gowa tidak lagi level tiga, tapi diturunkan menjadi level dua atau satu. Mari kita saling bekerjasama dan bersinergi untuk terus menjalankan protokol kesehatan dengan baik," harap Adnan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Mau Tambah Daya Listrik Rumah? PLN Beri Diskon 50% Spesial Kemerdekaan, Cuma Sampai Tanggal Ini
-
Kebijakan Baru Pemkot Makassar Bikin Pusing Pemulung dan Pengangkut Sampah
-
Naik Hercules TNI AU, 30 Ton Bantuan Pemprov Sulsel Meluncur ke Titik Gempa NTT
-
Kado Kemerdekaan, Gubernur Sultra Turunkan Pajak Kendaraan Lama hingga 23 Persen
-
Tanggap Gempa NTT, BRI Peduli Hadirkan 3 Posko Logistik dan 1 Dapur Umum