Ia mengatakan banyak faktor yang jadi penyebabnya. Salah satunya karena mobilitas pergerakan anak-anak saat ini mulai aktif.
Mereka mulai bermain dan bertemu dengan orang lain. Bahkan jarang yang menggunakan masker.
"Akibatnya paparan juga meningkat. Mereka mulai main, keluar rumah. Kadang juga tidak pakai masker, apalagi yang anak-anak SD," tuturnya.
Ia menambahkan varian Delta ini menyebabkan angka Covid-19 terus naik. Inilah yang kemudian bisa memicu peningkatan kasus kematian.
Pemerintah harus menurunkan angka tersebut. Salah satunya dengan melakukan testing dan tracing lebih dini.
"Agar bisa lebih awal diketahui dan bisa lebih cepat ditangani," ujarnya.
Di Sulawesi Selatan sendiri ada 11 orang yang dinyatakan tertular varian delta. Tertinggi di DKI Jakarta dan Jawa Barat.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Baca Juga: Duh! Warga Klaten Tertipu Jual Beli Tabung Oksigen, Warganet Murka
Berita Terkait
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Ternyata Ini Alasan Gubernur Sulsel Tiadakan 'Open House' Lebaran 2026
-
Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
-
Appi, IAS, dan DP Salat Id di Lapangan Karebosi
-
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid Jadi Khatib Salat Id di Masjid Raya Baitul Khairaat
-
7 Napi di Sultra Langsung Bebas Setelah Dapat Remisi Khusus