SuaraSulsel.id - Sapi kurban Presiden Joko Widodo tiba di halaman Masjid Al Kautsar Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Mengutip Telisik.id -- jaringan Suara.com, sapi jenis simental itu dibeli Presiden Jokowi dari Suyatno, seorang peternak sapi di Desa Lawoila, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Sultra, dengan harga Rp 110 Juta.
Suyatno mengatakan, tahun 2021 ini menjadi yang kedua kalinya Presiden Jokowi membeli sapinya. Untuk disumbangkan sebagai hewan kurban.
Suyatno menceritakan awal mula sapi miliknya dilirik Presiden Jokowi bermula dari kontes sapi di Desa Wawolemo, Kabupaten Konawe, pada 2019.
Sapinya saat itu berpasangan diberi nama Upin dan Ipin. Meraih juara 1 kategori sapi terbesar, di bawah usia 2 tahun tingkat Provinsi Sultra.
"Tahun lalu Jokowi beli Sapi yang Upin beratnya 900 Kilogram (Kg) dengan harga Rp 80 Juta. Tahun ini yang dibeli Ipin usianya sekira 4 tahun dengan berat 1,2 ton," kata Suyatno ditemui di halaman Masjid Al-Kautsar Kota Kendari, Senin 19 Juli 2021.
Suyatno mengaku sangat senang, sapinya bisa dibeli oleh Presiden Jokowi.
"Alhamdulillah senang sekali, ini sudah kali kedua," katanya.
Uang Rp 110 Juta dari Jokowi, lanjut Suyatno, akan menjadi modal untuk membeli anakan sapi ras Simental lagi.
Baca Juga: Penampakan Sapi Kurban Presiden Jokowi di Masjid Istiqlal
Di tempat yang sama, dokter hewan Curoni Feny Prabawanti mengatakan, kondisi sapi Presiden Jokowi aman dan sehat untuk dikurbankan.
"Kita sudah mengecek kesehatannya, alhamdulillah sehat," katanya.
Sementara itu, pengurus Masjid Al Kautsar Kendari, Musdar mengatakan, penyembelihan akan dilaksanakan pada hari Raya Idul Adha 1442 H hari ini.
Musdar melanjutkan, penyembelihan akan dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
"Penyembelihannya tetap dengan protokol kesehatan sesuai dengan SE Menteri Agama nomor 15 tahun 2021," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Bupati Gowa Diperiksa Kasus Seragam Gratis Rp16 Miliar, Om Basri Belum Tersentuh?
-
KUR BRI Berperan dalam Pengembangan Gula Merah di Sumenep yang Kini Rambah Berbagai Daerah
-
Film Asal Toraja Ini Panen Pujian di Eropa
-
Misteri Dana Rp5 Miliar Penggusuran Lahan Laoli, DPRD Luwu Timur Tak Merasa Menganggarkan
-
Warga Semangat Dukung Program Pilah Sampah, Tempat Sampah Depan Rumah Malah Dicuri