SuaraSulsel.id - Seorang Ibu Rumah Tangga menangis histeris hingga pingsan di halaman Mapolres Gowa, Sulawesi Selatan. Karena tidak diizinkan masuk oleh petugas jaga.
Perempuan tersebut mengaku ingin melihat anaknya yang ditangkap polisi.
Karena menangis histeris, petugas pun membawa ibu tersebut ke ruang SPKT untuk ditenangkan.
Mengutip KabarMakassar.com -- jaringan Suara.com, anak dari ibu tersebut bernama Rifki (21 tahun). Pemuda asal Kabupaten Jeneponto. Ditangkap polisi karena diduga membawa kabur seorang gadis di bawah umur berinisial YN (17).
Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan mengatakan, ibu tersebut ingin melihat anaknya yang baru saja diamankan dari Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Anak dari ibu tersebut diamankan karena diduga membawa lari anak di bawah umur," ujar Tambunan, Minggu 11 Juli 2021.
Ibu tersebut, kata Tambunan, ingin bertemu dengan anaknya yang telah diamankan.
"Dia (ibu dari terduga pelaku) masuk ke kantor tanpa izin makanya kita larang, kemudian dia histeris jadi kita memberikan pengertian," bebernya.
Lalu sang ibu dari terduga pelaku itu dibawa ke ruangan SPKT untuk ditenangkan.
Baca Juga: Pemkab Gowa Klaim Lampaui Target Vaksinasi Warganya
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Jufri Natsir membenarkan seorang remaja ditangkap karena diduga membawa kabur gadis dibawah umur.
"Benar kita telah amankan terduga pelaku yang ditangkan di Maumere, NTT," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari
-
Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia
-
Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?
-
Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso