SuaraSulsel.id - Muhammadiyah selama ini dikenal condong pada metode hisab dalam perhitungan kalender, termasuk penetapan awal bulan hari-hari besar.
Namun bukan berarti salah satu organisasi Islam terbesar di tanah air itu meninggalkan sistem rukyat. Buktinya, Universitas Muhammadiyah (Unmu) Makassar sekarang sedang mengembangkan ilmu falak.
Unmu Makassar akan melakukan pemantauan hilal Bulan Dzulhijjah 1422 H menggunakan alat teleskop atau teropong yang mulai diujicobakan.
Hal itu dikemukakan Wakil Rektor IV, Universitas Muhammadiyah Makassar Mawardi Pewangi di Makassar, Jumat (09/07/2021).
Baca Juga: Ilmuwan Pesimis! NASA Tak Bisa Perbaiki Teleskop Hubble
Mawardi menjelaskan, alat teleskop itu penting dalam pengembangan ilmu falak. Di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah, kata dia, alat pemantau hilal ini telah dimiliki oleh Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dan Unismuh Makassar.
"Ke depan, kita akan bangun observatorium di lantai 18. Tempat dan alat yang kita miliki nantinya akan menjadi tempat praktik bagi mahasiswa jurusan Ilmu Falak," kata Mawardi.
Dalam waktu dekat, lanjut dia, pihaknya juga akan buat pelatihan bagi dosen seputar ilmu falak. Termasuk berbagi cerita tentang sejarah penggunaan ilmu falak oleh pendiri Muhamamdiyah KH Ahmad Dahlan.
"Kiai Dahlan memberanikan diri mengukur ulang keakuratan kiblat masjid, salah satunya adalah Kiblat Masjid Gedhe Kauman. Bekal Ilmu falak yang beliau miliki telah membawa masyarakat kembali beribadah dengan arah kiblat yang tepat," katanya.
Ilmu falak, lanjut Mawardi, juga merupakan salah satu ilmu keislaman yang memiliki peran penting memberi petunjuk praktis tentang penetapan waktu dalam ibadah dengan menggunakan metode ilmiah.
Baca Juga: NASA Gagal Perbaiki Teleskop Hubble, Akhir dari Masa Pakainya?
Ilmu falak penting, karena mengkaji tentang perhitungan penentuan awal shalat, penetapan arah kiblat, dan penyusunan kalender hijriyah baik berdasarkan hisab dan rukyat.
Berkaitan dengan hal tersebut, pihaknya memohon doa dan dukungannya, agar ikhtiar tersebut segera terwujud. ANTARA
Berita Terkait
-
Berbeda dengan Indonesia, Arab Saudi Rayakan Idulfitri 1446 Hijriah Besok Minggu
-
Fix! Pemerintah Resmi Tetapkan Idul Fitri Senin 31 Maret 2025
-
TOK! Menteri Agama Umumkan Idulfitri 1 Syawal 1446 Hijriah Jatuh pada Senin 31 Maret 2025
-
Ahli Hisab Kemenag Sebut Hilal Belum Terlihat, Kemungkinan Idul Fitri Hari Senin
-
Ijtimak Berbarengan dengan Gerhana Matahari Sebagian Jadi Penentu Keakuratan Hisab Awal Syawal
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Rahasia Desa Wunut Klaten Berdaya dengan BRI dan Sejahterakan Warganya
-
Mudik Nyaman Tanpa Khawatir! Ini Upaya Polres Majene Jaga Rumah Warga Selama Libur Lebaran
-
Drama PSU Palopo: Bawaslu Desak KPU Diskualifikasi Calon Wakil Wali Kota?
-
Berpartisipasi dalam BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Minyak Telon Lokal Kini Go Global
-
Primadona Ekspor Sulsel Terancam! Tarif Trump Hantui Mete & Kepiting