SuaraSulsel.id - Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menegaskan, tidak boleh ada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang keluar daerah di masa sekarang.
Apalagi ke daerah dengan penggunaan Bed Occupancy Rate (BOR) atau presentase tingkat penggunaan tempat tidurnya di rumah sakit mencapai 30 persen. Salah satunya Jakarta.
"Kami sudah tegaskan ke seluruh ASN, tidak ada yang boleh melakukan perjalanan dinas untuk ke wilayah provinsi yang memiliki BOR di atas 30 persen," ujar Sudirman, Senin, 28 Juni 2021.
ASN yang ingin keluar daerah harus izin pimpinan terlebih dahulu. Itu pun jika urusan mendesak.
"Harus izin ketat dan memang urusannya sangat urgen. Yang tidak bisa diwakili," tambahnya.
Ia mengatakan, kasus Covid sepekan terakhir di Sulsel memang naik. Namun masih pada kategori terkendali sejak Maret.
Sepekan terakhir, Sulsel mengalami lonjakan hingga 100 kasus per harinya. Hingga 27 Juni ada 222 pasien yang terkonfirmasi positif. Padahal, sebulan sebelumnya sempat hanya 4 kasus.
"Banyak kasus imported case. Kita perlu waspada, protokol kesehatan diperketat lagi dan tidak perlu kemana-mana kalau tidak urgen," tuturnya.
Maxi Rein Rondonuwu, Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes menambahkan lonjakan kasus positif covid-19 membuat BOR atau ketersediaan tempat tidur Rumah Sakit (RS) memasuki masa kritis. Apalagi di wilayah DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Baca Juga: Anies Umumkan Jakarta Hadapi Gelombang Pasien COVID-19, Butuh Banyak Oksigen
"BOR di nasional memang belum sampai 50 persen, 40 persen, tapi kota-kota tertentu termasuk DKI sudah kritis, Jawa Tengah, Kudus dan sekitarnya, Jawa Timur sudah mulai kritis. Ini kan berbahaya," ungkapnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sulawesi Selatan Matangkan Persiapan HKG PKK Nasional 2026
-
Amran Sulaiman Curhat Masa Kuliah hingga Donasi Rp300 Juta untuk SAR Unhas
-
Pemprov Sulsel: Pengadaan Kendaraan Dinas Berbasis Efisiensi Aset
-
Geger WNA Asal China Punya KTP Indonesia, Modus Licik 'Ubah Usia' Terbongkar di Makassar
-
Calon Pengantin Pria Ternyata Perempuan, Ketahuan Gara-Gara Uang Panai Rp250 Juta