SuaraSulsel.id - Jufri, pengawas di perusahaan tambang nikel PT PT Virtue Dragon Nickle Industry (VDNI) Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara meninggal dunia.
Korban ditikam oleh bawahannya menggunakan badik hingga meninggal di tempat.
Peristiwa pembunuhan terjadi di Kawasan Industri Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Jumat 21 Mei 2021.
Motif pembunuhan disebutkan karena pelaku sakit hati dimarahi korban. Karena memakai kendaraan tanpa minta izin.
Informasi adanya pembunuhan diketahui warga setelah beredar foto korban pembunuhan sejak Pukul 09.00 Wita.
Dalam foto terlihat, korban tergeletak penuh darah. Sementara terduga pelaku duduk di dekat korban.
Terduga pelaku minum air dari botol, sambil menatap korbannya. Pria yang diduga pelaku itu juga masih memegang sebilah badik yang digunakan membunuh korban.
Terlihat korbannya tersungkur berlumuran darah.
Kapolsek Bondoala, Iptu Kadek Sujayana mengatakan, terduga pelaku telah diamankan.
Baca Juga: Menderita 27 Tusukan, Ibu Hamil Malang Masih Lawan Perampok Sebelum Digorok
"Pelaku sudah diamankan di Polres Konawe, nanti untuk lebih lengkapnya ke Kasat Reskrim," katanya.
Ia menambahkan, saat ini korban meninggal telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari.
Pelaku adalah bawahan korban Jufri. Pelaku berinisial SD. Bertugas sebagai pengemudi di perusahaan.
Dari keterangan polisi, motif pelaku melakukan pembunuhan menggunakan badik karena sakit hati ditegur oleh korban.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
15 WNA Filipina Asal Malaysia Terdampar di Buol, Begini Nasibnya
-
Apakah Korban Pesawat ATR 42-500 Terima Asuransi? Ini Penjelasan Perusahaan
-
Basarnas Gelar Doa Bersama Penutupan Operasi SAR Pesawat ATR 42-500
-
Pemprov Sulsel Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Digital Hadapi Tantangan Global
-
Bantuan Keuangan Pemprov Sulsel Percepat Perbaikan Ruas Jalan di Enrekang