SuaraSulsel.id - Ratusan siswa melakukan konvoi ke objek wisata Pantai Kurenai, Kecamatan Kabila Bone, Bone Bolango, Selasa 4 Mei 2021. Mereka merayakan kelulusan di bulan ramadhan dan pandemi Covid-19.
Larangan untuk konvoi dan berkerumun tidak digubris. Akhirnya, 114 siswa dengan baju seragam sudah dicoret-coret digiring ke kantor Polsek Kabila Bone, Bone Bolango.
Ratusan siswa berasal dari SMA 1 Bone Pantai, SMA Prasetya Gorontalo, dan SMK 3 Gorontalo.
Aksi konvoi para siswa itu berlangsung Selasa (4/5/2021) sore. Mereka melintasi beberapa ruas jalan di Kota Gorontalo hingga kemudian berkumpul di Pantai Kurenai, Kabila Bone.
Mengutip gopos.id -- jaringan suara.com, saat berkumpul dan merayakan kelulusan, Kapolsek Kabila Bone, Iptu Mahyudin Popoi bersama sejumlah personel tiba di lokasi.
Aksi para siswa/siswi itu dibubarkan. Mereka selanjutnya digiring ke Polsek Kabila Bone untuk diberikan pembinaan.
Kapolsek Kabila Bone Iptu Mahyudin Popoi mengatakan bahwa 114 siswa SMA/SMK yang dibubarkan tersebut berasal dari 3 sekolah yang ada di Gorontalo.
“Mereka saat ditemukan mengendarai sepeda motor tidak menggunakan helm dan kelengkapan lainnya,” tutur Iptu Mahyudin Popoi.
Setelah dilakukan pembinaan Iptu Mahyudin Popoi mengungkapkan para siswa tersebut diarahkan untuk kembali ke rumah dengan dijemput langsung oleh orang tua masing-masing.
Baca Juga: Bungkus Jadi Petunjuk, Ini Kronologi Wanita Pemberi Sate Sianida Ditangkap
“Untuk kenderaan para siswa tersebut untuk sementara diamankan di Polsek Kabila Bone,” tutup Iptu Mahyudin Popoi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Nekat Palsukan Tanda Tangan Demi Bantuan Pompa Air, Karier Politik Kader PDIP Selayar Tamat
-
21 DPD II Golkar Klaim Tetap Solid untuk Appi, Bisakah IAS Membalikkan Keadaan?
-
Pengakuan Mengejutkan Suami Bupati Gowa: Istri Selingkuh dengan Konsultan Politik
-
Diserang Pansus Hak Angket, Bupati Gowa Husniah Talenrang: Jangan Sentuh Ranah Pribadi Saya