SuaraSulsel.id - Lailatul Qadar merupakan malam yang ditunggu-tunggu seluruh umat muslim dunia pada bulan suci Ramadhan. Sebab, Lailatul Qadar bagi umat muslim adalah malam yang lebih baik dari pada seribu bulan. Malam penuh pengampunan.
Andi Kamal, Imam Masjid Tarbiyah di Dusun Talaga, Desa Sengeng Palie, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan menceritakan, guru agamanya bernama Abdullah Hakim beruntung pernah bertemu malam Lailatul Qadar pada bulan suci ramadhan.
"Dulu ada guru saya di SMP pernah dapat Lailatul Qadar. Katanya kalau betul itu Lailatul Qadar turun, utamanya di malam-malam ganjil. Pokoknya di malam ganjil, jadi yang biasa dia dapat sendiri katanya," kata Andi Kamal saat ditemui SuaraSulsel.id, di Masjid Tarbiyah, Dusun Talaga, Desa Sengeng Palie, Jumat 30 April 2021.
Kisah ini disampaikan Abdullah Hakim ke Andi Kamal saat duduk di kelas 3 SMP. Umur Andi Kamal saat itu 16 tahun. Peristiwanya sekitar tahun 1970-an.
Kala itu, Abdullah Hakim yang mengajar mata pelajaran Agama Islam berada di dalam masjid. Itikaf menunggu datangnya malam Lailatul Qadar yang diyakini akan turun pada malam-malam ganjil di bulan ramadhan.
Tiba-tiba saja dari dalam masjid, Abdullah Hakim melihat sebuah cahaya terang berwarna putih yang tembus masuk ke dalam masjid di hadapannya.
Rupanya, cahaya tersebut pertanda bahwa Abdullah Hakim telah bertemu malam Lailatul Qadar.
Saat melihat pancaran cahaya itu, kata Andi Kamal, Abdullah Hakim tidak kaget sama sekali. Sebab, dia telah mengetahui bahwa cahaya tersebut merupakan Lailatul Qadar yang selama ini telah ditunggunya.
"Cahayanya putih tembus ke dalam masjid. Tidak tahu sampai di mana itu cahayanya. Tidak kaget dia, karena dia memang sengaja tunggu-tunggu itu Lailatul Qadar. Jadi dia sabar, pokoknya rela hatinya untuk dapatkan itu (Lailatul Qadar)," jelas Andi Kamal.
Baca Juga: Bulan Ramadhan, Ini Perbedaan Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar
Pria berusia 65 tahun ini mengemukakan, Abdullah Hakim baru merasa kaget setelah cahaya putih tersebut lenyap dari hadapannya. Karena itu, Abdullah pun membaca sejumlah doa kepada Allah SWT di dalam masjid. Untuk mendapatkan petunjuk.
Dari situ, Abdullah kemudian bergegas kembali kerumahnya dan membaca kitab suci Alquran. Ajaibnya, Abdullah mampu menghafal 30 Juz isi Alquran tersebut hanya dalam waktu satu malam.
"Selesai semua doa-doanya yang dibaca, dia (Abdullah) kembali ke rumahnya. Begitu antara satu jam tinggal di rumahnya, mulailah timbul ilmu. Dia mencoba menghafal Alquran. Pokoknya ilmu dari Allah. Dia bisa hafal itu Alquran, guru saya itu namanya Abdul Hakim dari Bulukumba. Tinggi orangnya itu, putih-putih," kata dia.
"Prosesnya itu, dia membaca dulu itu Alquran. Tapi ketika baca itu langsung ada di dalam hatinya, kalau begini caranya menghafal Alquran. Jadi dia hafal itu 30 Juz dalam waktu semalam. Hebatnya itu Lailatul Qadar karena rahmat," tambah Andi Kamal.
Menurut Andi Kamal, tanda-tanda lain orang akan mendapatkan malam Lailatul Qadar adalah orang tersebut akan merasa kesepian saat berada di tengah keramaian. Sehingga, orang yang akan mendapatkan malam Lailatul Qadar harus lebih bersabar dengan ketabahan hati.
"Dan malam Lailatul Qadar itu biasanya ada tanda-tanda seperti kalau memang malam Lailatul Qadar datang. Ini tempat masjid seolah-olah terasa sunyi. Itu rasa sunyi kita secara pribadi saja yang rasakan. Misalnya, kita bertanya bagaimana perasaan saya ini? Aneh memang karena cuma kita yang rasakan secara pribadi. Karena ramai baru kita rasa sunyi. Itu tanda-tandanya," ungkap Andi Kamal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bawa Bubur Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bangun Usaha Bersama Dukungan BRI
-
Antrean BBM Makin Panjang, Wali Kota Makassar Datangi Pertamina: Tolong Cari Jalan Keluar!
-
Antrean Panjang BBM di Bone Picu Keributan: Adu Jotos, Ada yang Bawa Badik
-
Antre 7 Jam Demi Pertalite, Ojol di Makassar: Kami Butuh, Bukan Panic Buying
-
Kurangi Dampak Mobilitas, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring