SuaraSulsel.id - Komunitas Mahasiswa Pencinta Alam Selaras (KOMPAS) melakukan webinar lingkungan hidup memperingati Hari Bumi 22 April 2021.
Mengangkat tema "Telaah Keadilan Lingkungan Dan Kedaulatan Pangan Di Negeri Agraris"
Panitia menghadirkan pemateri Racmat Sasmito Ketua DPD Pemuda HKTI Sulsel, Slamet Riadi Dapertemen advokasi WALHI Sulsel, Muhammad Asrul BERDESA FOUNDATION, dan Nurlita Pertiwi Ketua Prodi Kependudukan Dan Lingkungan Hidup UNM.
Webinar dipandu oleh moderator Risaldi dari KOMPAS. Jumlah peserta kurang lebih 65 orang hadir diwakili 24 instansi.
"Harapan saya sebagai ketua umum semoga dengan diadakannya webinar lingkungan hidup ini kita semua dapat mengkaji dan menyadarkan individual secara tuntas agar ketahanan pangan melalui produksi pertanian dan perikanan, maka diperlukannya keseimbangan ekosistem alam," kata
Kampanye Belanja Tanpa Kemasan
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada peringatan Hari Bumi mendorong pasar rakyat untuk menerapkan gaya hidup belanja tanpa kemasan, seperti halnya yang dilakukan pada sejumlah bulk store yang tengah bertumbuh di Indonesia.
"Kami sendiri mendorong sangat keras pendekatan tersebut, salah satunya pada pasar rakyat," ujar Direktur Pengelolaan Sampah Ditjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) KLHK Novrizal Tahar dalam acara bincang Gaya Hidup Belanja tanpa Kemasan di Jakarta.
Novrizal menjelaskan keberadaan pasar rakyat pada esensinya sama dengan bulk store atau toko curah modern yang tidak menjual produk dengan kemasannya.
Baca Juga: Ucapan Hari Bumi Sedunia 22 April, Tunjukkan Kamu Peduli Lingkungan!
Dorongan yang dilakukan KLHK juga melibatkan masyarakat madani (civil society) untuk melakukan pendampingan terhadap praktik gaya hidup belanja tanpa kemasan.
"Sehingga memang pasar rakyat yang basisnya jualan curah, kami maksimalkan. Jika sebelumnya pasar rakyat bawaannya curah, tapi menggunakan kantong plastik, sekarang kami kembalikan lagi kepada habitatnya," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Polisi Olah TKP Kasus Kekerasan Seksual di Rumah Bupati Konawe Selatan
-
Korban Kekerasan Seksual di Rumah Bupati Konsel Diminta Menikahi Pelaku Saat Lapor Polisi
-
Dua Warga Jadi Tersangka Pembalakan Liar di TWA Mangolo
-
Andi Angga Kirim Kode Zona Kuning ke Ibu Sebelum Ditangkap Tentara Israel
-
Mangkrak atau Lanjut? Ini Kabar Terbaru Kereta Api Trans Sulawesi