SuaraSulsel.id - Salah satu program pengawasan makanan menjelang ramadhan dan idul fitri Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) adalah pengawasan intensifikasi pangan.
Dimana salah satu produk yang diawasi adalah produk takjil yang banyak terdapat di beberapa titik pasar ramadhan.
Kegiatan rutin pada minggu ini berpusat pada 2 titik yaitu daerah Jalan Mappanyukki dan Jalan Cendrawasih, Kota Makassar. Dimana pada sore hari banyak pedagang yang menjual menu buka puasa dengan jenis yang beragam. Serta warna-warni yang menarik.
"Pada kegiatan ini kami melakukan sampling dan uji cepat di tempat di Mobil Laboratorium Keliling BPOM. Hal ini untuk memastikan pangan yang dikonsumsi masyarakat aman dari bahan-bahan berbahaya. Seperti formalin, borax, dan pewarna tekstil yang dilarang pada bahan pangan," jelas Hardaningsih, Kepala Balai Besar POM di Makassar, Kamis 22 April 2021.
Sampling dilakukan pada jenis pangan dengan warna yang mencolok dan pangan yang sering menggunakan bahan tambahan yang dilarang. Seperti es buah dan kue-kue dengan warna merah dan hijau terang serta bakso/sosis.
Selain sampling dan uji cepat, juga dilakukan pembinaan untuk menjaga kebersihan saat menjajakan makanan. Karena daerah tersebut di pinggir jalan yang rawan akan debu dan asap kendaraan.
Dari 15 sampel yang diuji pada Rabu, 21 April dari 2 daerah tersebut, tidak ditemukan bahan pangan yang mengandung bahan berbahaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU