Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Senin, 19 April 2021 | 20:34 WIB
Cendekiawan muslim Azyumardi Azra. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Sebelumnya pada Kamis (15/4), Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) melalui keterangan tertulis turut menyatakan prihatin atas kesalahan Kemendikbud.

“Kami menduga, hilangnya Pancasila dan Bahasa Indonesia ini merupakan kesalahan tim penyusun baik secara prosedural, formal, maupun substansial,” tulis Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim.

Load More