SuaraSulsel.id - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggali keterangan saksi terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menyeret nama Gubernur Sulawesi Selatan non aktif, Nurdin Abdullah.
Tiga saksi yang dimintai keterangan oleh KPK berasal dari pihak swasta. Mereka adalah Eka Novianti, Nenden Desi Siti Nurjanah, dan Siti Mutia. Tak dijelaskan pasti KPK hubungan ketiga wanita tersebut dengan Nurdin Abdullah.
"Informasi selanjutnya akan kami sampaikan setelah pemeriksaan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya, Senin, 29 Maret 2021.
Ali mengatakan ketiganya dimintai keterangan untuk tersangka Nurdin Abdullah.
"Pemeriksaan dilakukan di gedung KPK. Ada tiga orang dari pihak swasta yang dimintai keterangan," jelasnya.
Sejauh ini, KPK sudah memanggil 17 saksi untuk dimintai keterangan soal kasus yang menjadikan Gubernur Sulsel non aktif Nurdin Abdullah tersangka.
12 diantaranya sudah diambil keterangannya, empat orang mangkir dan satu orang menyurat untuk dijadwalkan ulang.
Ali mengatakan ada beberapa orang yang tidak kooperatif dalam pemanggilan tersebut. Mereka tidak hadir dan tidak memberi konfirmasi.
Ali Fikri meminta agar semua pihak yang dipanggil untuk dimintai keterangan bisa kooperatif. Semua keterangan dibutuhkan untuk kepentingan penyidikan.
Baca Juga: Tingkatkan Perekonomian, Ketua KPK Ingatkan Aceh Jangan Persulit Perizinan
Jumat, pekan lalu, KPK juga sudah kembali memeriksa tersangka Nurdin Abdullah, Edy Rahmat dan Agung Sucipto. KPK mengkonfrontir keterangan dari ketiga tersangka.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Nekat Palsukan Tanda Tangan Demi Bantuan Pompa Air, Karier Politik Kader PDIP Selayar Tamat
-
21 DPD II Golkar Klaim Tetap Solid untuk Appi, Bisakah IAS Membalikkan Keadaan?
-
Pengakuan Mengejutkan Suami Bupati Gowa: Istri Selingkuh dengan Konsultan Politik
-
Diserang Pansus Hak Angket, Bupati Gowa Husniah Talenrang: Jangan Sentuh Ranah Pribadi Saya