SuaraSulsel.id - Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi mengaku aktif mengevaluasi pembangunan infrastruktur. Termasuk pembangunan Bandara Buntu Kunik Toraja.
Jokowi mengatakan setiap enam bulan selalu menanyakan perkembangannya ke Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Ia mengaku bersyukur Bandara Buntu Kunik sudah bisa dioperasikan.
"Saya tanyakan kapan bandara di Toraja selesai. Kok gak rampung-rampung," ujarnya.
"Alhamdullillah hari sudah bisa kita operasikan dan resmikan," tambahnya.
Bandara Buntu Kunik Toraja disebut menghabiskan anggaran Rp 800 miliar. Karena harus memotong tiga bukit.
Tanah yang harus dibuang ada 6 juta meter kubik. Sehingga runwaynya bisa dibangun. Jokowi bilang, bandara ini unik sekali.
"Runwaynya sepanjang 2.000 meter. Dan kita tahu biasanya masyarakat disini mau lewat darat ke Makassar butuh waktu 9 jam. Tadi saya coba dengan ATR saya hitung hanya 50 menit. Mobilitas orang, mobilitas barang juga lebih cepat," jelasnya.
Kehadiran bandara ini menurutnya akan mempercepat konektivitas. Pariwisata juga akan semakin berkembang.
Baca Juga: Ini Agenda Presiden Jokowi Selama 12 Jam di Sulsel
"Dari Bali bisa langsung kesini, dari Jakarta langsung kesini, dari Bandung bisa langsung kesini untuk melihat negeri di atas angin," bebernya.
Sementara, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku setiap tahun selalu ditanya oleh Presiden RI soal bandara Toraja.
"Setiap tahun bapak Presiden selalu tanyakan soal perkembangannya dan alhamdulillah bisa dilaksanakan dengan baik," ujar Budi.
Presiden Jokowi diketahui selalu mendukung dan memantau bandara ini. Bandara Tana Toraja atau Buntu Kunik dibangun untuk mempermudah akses masyarakat. Khususnya wisatawan.
Bandara Toraja diprediksi bisa menampung 45.000 orang dalam setahun.
"Karena sebelumnya harus 8 sampai 9 jam dari Makassar untuk mencapai tempat yang indah sekali kita sudah bangun 2000 meter tapi efektifnya yang digunakan hanya 1.800 meter,"
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes
-
SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai
-
JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!
-
Holding UMi Jadi Strategi BRI Perluas Akses Keuangan dan Pemberdayaan
-
Begini Aturan Ganjil-Genap Pengisian BBM Subsidi di Sulawesi Selatan