SuaraSulsel.id - Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan. Kunjungan kerja ini dilakukan dalam rangka peresmian Bandara Buntu Kunik Toraja oleh Presiden Jokowi.
Di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Menteri Budi melihat proyek pengembangan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Diantaranya terminal selatan dan terminal utama bandara.
Selama kunjungan, Budi Karya didampingi Direktur Utama Angkasa Pura Aiports, Direktur Teknik Angkasa Pura Airports, Kepala Otoritas Bandara Wilayah V Makassar, Direktur Operasi PT Wijaya Karya, General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Pimpinan Proyek PT Wijaya Karya dan Direksi PT Jaya CM selaku konsultan proyek.
Proyek pengembangan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dimulai pada tahun 2019 dan rencana selesai pada Mei 2021.
Pengembangan bandara dilakukan karena terjadi lack of capacity dari bandara eksisting. Dengan luas 166.005 m2, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin nantinya dapat memuat sebanyak 15 juta penumpang per tahun.
Tak hanya terminal, PT Angkasa Pura I (Persero) juga memperluas apron yang semula terdiri dari 49 parking stand (PS) hanya untuk pesawat narrow body. Kini diperluas sehingga dapat memuat 54 PS untuk pesawat narrow body dan 3 PS untuk pesawat wide body.
Dalam kunjungannya, Budi Karya menyampaikan bahwa kedepannya Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menjadi Bandara HUB Timur Indonesia.
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin juga menjadi Bandara embarkasi haji dan umroh yang melayani jamaah dari timur Indonesia.
“Progres pengembangan bandara saat ini mencapai 68,7%. Secara fisik bandara sudah terlihat bentuknya. Kami tetap optimis bahwa saat pandemi berakhir, penerbangan akan kembali normal,” ujar Faik Fahmi,Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero), Rabu 17 Maret 2021.
Baca Juga: Masih Corona, Menhub Tak Larang Warga Mudik Lebaran 2021
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!