Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Senin, 08 Maret 2021 | 08:36 WIB
Happy Asmara dan Aurel Dewanda [dokumen pribadi]

SuaraSulsel.id - Perjalanan karier Aurel Dewanda tidak selalu mulus. Aurel pernah dipandang sebelah mata oleh seseorang hanya karena umurnya yang terbilang muda.

"Aku dianggap anak kecil, makanya disepelekan," kata Aurel.

Meski begitu, ia tak mau patah hati. Pandangan remeh ini dianggap sebagai cambukan semangat.

"Bagiku namanya proses, aku nggak mau terpuruk dan malah bangkit. Sekarang suka diajak nyanyi-nyanyi bayarannya itu bisa sampai Rp 200.000 untuk 4 jam," paparnya.

Baca Juga: Profil Imelda Mega Rosita, Finalis Bintang Suara Asal Kediri

Aurel Dewanda, penyanyi asal Kediri sukses masuk ke tiga besar Bintang Suara. Bakat menyanyi serta aksi panggung menarik, menjadi modal di grand final ajang pencarian bakat dangdut, Selasa (9/3/2021).

Menariknya, bakat menyanyi Aurel Dewanda muncul secara otodidak. Sebab orangtuanya tak memiliki latar belakang di bidang seni.

"Aku dari TK suka dengerin kaset, terus ikut-ikut nyanyi pakai kostum. Dari kecil suka tampil memang," kata Aurel saat dihubungi Suara.com, Minggu (7/3/2021).

Keterampilannya dalam bernyanyi ini dibuktikan dengan penampilan di panggung sejak kelas 4 SD. Potensi inilah yang terus dikembangkan hingga kini ia duduk di bangku SMA.

"Kelas 4 SD sudah nyanyi di panggung. Itu pengalamanku yang luar biasa banget, walaupun nggak dapet honor," tuturnya.

Baca Juga: Profil Ayu Kurnia, Peserta Bintang Suara yang Pernah Dibayar Rp 12 Juta

Sejak saat itu, ia pun kerap tampil diberbagai acara. Bahkan sulung dua bersaudara ini kerap dipanggil Tasya Rosmala karena wajah dan suara yang dianggap mirip.

Load More