SuaraSulsel.id - Video Nurdin Halid goyang TikTok berdurasi 10 detik kembali bikin heboh media sosial di Sulawesi Selatan. Karena beredar pasca operasi tangkap tangan atau OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.
Publik pun mengaitkan video ini sebagai bentuk sindiran terhadap kasus yang menimpa Nurdin Abdullah.
Sejumlah warganet yang baru melihat video ini, menyangka video tersebut baru dibuat. Kemudian berspekulasi bahwa video goyang Nurdin Halid ditujukan sebagai sindiran terhadap Nurdin Abdullah.
Pengurus DPP Golkar yang juga mantan Calon Gubernur Sulsel Nurdin Halid pun mengklarifikasi video tersebut. Lewat akun instagramnya.
Terkait beredarnya video di berbagai grup WA. Memperlihatkan video Nurdin Halid yang sedang memperagakan goyang TikTok, Nurdin Halid mengatakan video tersebut merupakan video yang direkam oleh keluarga Nurdin Halid di rumah pribadi Jalan Mappala, Kota Makassar.
Nurdin Halid mengatakan, video tersebut dibuat sebagai salah satu rangkaian acara Tasyakuran dan ulang tahun Partai Golkar.
Saat itu digelar oleh DPD I Partai Golkar Sulawesi selatan di Gedung CCC Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar. Pada tanggal 8 Maret 2020.
Video tersebut merupakan pengantar salah satu sesi acara TikTok bareng Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hertaro bersama seluruh undangan.
Beredarnya video tersebut bertepatan dengan momentum kegiatan KPK yang menjadi viral di Sulawesi selatan. Sehingga banyak orang yang menghubung-hubungkan operasi KPK tersebut dengan video Nurdin Halid.
Baca Juga: Gubernur Sulsel Ditangkap KPK, Kemendagri Tunggu Hasil Pemeriksaan
"Olehnya itu, dengan ini kami sampaikan bahwa video tersebut tidak ada kaitannya sama sekali dengan berita giat KPK yang viral di Sulawesi selatan. Video tersebut bukan dibuat khusus untuk hal tersebut. Olehnya itu, kami mohon pemakluman seluruh masyarakat agar dapat menyikapi hal tersebut dengan bijaksana," kata Nurdin dalam keterangan tertulisnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Operasi Tumor Otak Lewat Kelopak Mata? RSUD Labuang Baji Cetak Sejarah Baru
-
Rp14,15 Triliun Uang Mengalir ke Sulsel, Daerah Mana Paling Banyak Terima?
-
Peringatan Keras Jusuf Kalla untuk Ekonomi RI : Sentil Kebijakan, Utang hingga Perubahan Iklim
-
22 Vespa Kesayangan Ludes Terbakar di KM Mutiara Sentosa II