SuaraSulsel.id - Partai Nasional Demokrat (NasDem) akan menggelar konvensi calon presiden 2024 pada tahun 2022 mendatang. Dalan konvensi capres ini, NasDem ingin memunculkan pemimpin potensial sebanyak-banyaknya.
Siapa saja yang bisa mengikuti konvensi capres 2024 Nasdem?
Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya mengatakan mulai dari ulama hingga jurnalis bisa masuk bursa.
"Selama ini 'panggung' terbatas, hanya kepala daerah dan menteri padahal banyak ulama, intelektual, pengusaha dan jurnalis yang layak," kata Willy di Jakarta, Minggu (28/2/2021).
Dia menjelaskan, partainya menjalankan dua langkah politik yaitu pertama konvensi capres 2024 sebagai sebuah proses bagaimana sirkulasi kekuasaan terjadi secara terbuka dan transparan.
Kedua menurut dia, membangun koalisi yang dilakukan sejak dini untuk memenuhi syarat sah pengajuan capres-cawapres.
"Dua hal itu harus berjalan simultan. Konvensi ini karena sirkulasi elit kita sangat terbatas, apalagi syarat pengajuan capres-cawapres 20 persen sehingga panggung lebih terbuka," ujarnya.
Willy mengatakan hal lumrah kalau dalam proses konvensi tersebut, NasDem mendapatkan keuntungan elektoral dan efek ekor jas ("coattail effect").
Menurut dia, kalau ada yang bertanya apakah konvensi tersebut untuk meningkatkan suara partai, maka semua parpol bisa melakukan hal serupa, tidak hanya NasDem.
"Variabel konvensi capres ini adalah suara partai, suara anggota, dan elektabilitas calon. Kami menggunakan sistem terbuka dalam konvensi ini," katanya.
Baca Juga: Tips Maksimalkan Konten di Platform Digital Bagi Para Jurnalis
Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI itu menjelaskan belum dibahas secara rinci terkait mekanisme apakah semua pendaftar otomatis bisa ikut dalam konvensi yang dilaksanakan partainya tersebut. [Antara]
Berita Terkait
-
Arif Rahman Resmi Pimpin Petani NasDem, Bidik Kesejahteraan Petani dan Nelayan
-
Meski Gempuran AI Makin Masif, Jurnalisme Tetap Tak Tergantikan
-
Dua Tahun Prabowo-Gibran, NasDem Minta Pemerintah Buka Telinga Lebar-lebar Dengarkan Rakyat
-
Puji Jokowi Setinggi Langit, Eks Ketua NasDem Papua Barat Daya Petrus Kasihiw Resmi Loncat ke PSI
-
Laut Itu Terlalu Luas, Ketika Anak-anak Firdaus Wajidi Menatap Titik Terakhir Sang Ayah Berkarya
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Andi Sudirman Masuk Daftar 10 Gubernur Berkinerja Baik Versi Anak Muda
-
Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran di Unhas Berakhir Rusuh, Satu Mahasiswa Diamankan
-
Eks Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Disikat Lagi oleh Kejati
-
Mark-up hingga Peserta Fiktif, Daftar Modus Korupsi Balai Pelatihan Dibongkar Kejati Sulsel
-
Gerakan Pangan Murah Nasional Digelar di Makassar