SuaraSulsel.id - Hervina, guru honorer di SD 169 Sadar Bone kini bernafas lega. Ia dibolehkan kembali mengajar setelah memperjuangkan nasibnya sebulan lebih.
Dinas Pendidikan Kabupaten Bone menawarinya untuk kembali mengajar di sekolah tersebut. Setelah DPRD Kabupaten Bone menggelar rapat dengar pendapat dengan sejumlah pihak terkait.
Hervina, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Kepala Sekolah SD 169 Sadar beserta suaminya, Jumrang, juga dihadirkan dalam rapat tersebut. Masalah diselesaikan secara kekeluargaan, walau sempat berjalan alot.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bone, Andi Syamsiar Halid mengaku tak ada lagi masalah soal Hervina saat ini. Dia sudah bisa kembali mengajar.
Hervina dan Kepala Sekolah SDN 169 Sadar, Hamsinah dengan suaminya, Jumrang sudah didamaikan.
"Sudah selesai secara kekeluargaan dari hasil rapat di DPRD," kata Syamsiar, Jumat (19/2/2021).
Ia bahkan diberi pilihan. Bisa kembali mengajar di SD 169 Sadar, atau pun mengabdi di sekolah lain. Ia juga berharap Hervina nantinya bisa diangkat jadi guru PPPK.
"Solusi terbaik bagaimana untuk bisa mengabdi di sekolah lagi. Bisa di SD Sadar atau di SMP," ujarnya.
Sebelumnya, kata Syamsiar, pihaknya sudah memanggil Hervina dua kali. Hanya saja tidak pernah hadir karena merasa sudah diberhentikan.
Baca Juga: Pemecatan Guru Honorer Bone, Azis Syamsuddin Sesalkan Sikap Kepala Sekolah
"Hanya pengawas sekolah, kepala sekolah dan Camat yang hadir, padahal sebenarnya kalau dia hadir masalah langsung selesai," jelasnya.
Sebelumnya, Hervina, guru sukarela di SDN 169 Sadar, Desa Sadar, Kecamatan Tellu Limpoe mendatangi kantor DPRD Bone Senin lalu. Ia mengadukan soal pemecatan dirinya yang dinilai sepihak.
Hervina sempat viral karena diberhentikan menjadi guru honorer. Sebelumnya, ia mengupload gajinya Rp 700 selama empat bulan di media sosial.
Kini, ibu dua anak itu mengaku bersyukur. Sudah ada titik terang dari masalahnya saat ini.
"Ibu Kadis janji akan mengembalikan ke sekolah. Sementara diurus. Alhamdulillah, saya sangat senang bisa mengajar lagi," ucapnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Uang Melayang Setengah Miliar Lebih, Janji Lulus Kedokteran Unhas Ternyata Cuma Tipu-tipu
-
Mantan Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa Resmi Masuk Penjara 3 Tahun
-
Penimbunan BBM di Bulukumba Diduga Libatkan Anggota Polri
-
Bahtiar Baharuddin Bantah Cawe-cawe Proyek Bibit Nanas Rp52,4 Miliar
-
Bawaslu Sulsel 4.192 Kali Cegah Pelanggaran Pemilu