Muhammad Yunus
Selasa, 02 Februari 2021 | 16:03 WIB
Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, menjadi kebun stroberi dan agrowisata / [Foto Humas Pemprov Sulsel]
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng. Lokasi kebun stroberi dan agrowisata / [Foto Humas Pemprov Sulsel]

"Memang tidak sulit, karena mereka datang studi banding langsung melihat pengelolaan dan pemeliharaannya dan melihat animo pengunjung wisata. Sehingga mereka tertarik. Pemerintah hanya mendorong saja. Saya bersyukur kita datang dan berharap Pak Bupati mengembangkan lebih luas," imbuhnya.

Selain dikembangkan, mengkonsumsi buah stroberi juga diharapkan menjadi kebiasaan masyarakat, karena memiliki kandungan vitamin C.

"Ini sangat layak untuk dikembangkan apalagi kalau masyarakat dibudayakan makan ini, karena kandungan vitamin c sangat tinggi. Di masa pandemi, saya kira konsumsi stroberi ini salah satu untuk mencegah kita kena Covid-19, supaya imun kita terus terjaga," harapnya.

Bupati Bantaeng, Ilham Azikin mengapresiasi inisiasi Nurdin menghadirkan budidaya stroberi di Bantaeng. Harapannya, selain memiliki nilai ekonomi kesejahteraan bagi petani, juga menjadi ruang edukasi dan rekreasi bagi masyarakat.

"Pasarannya sampai di Makassar, baik itu di cafe dan warkop yang buat jus stroberi," ungkapnya.

Pemerintah daerah mendukung pembudidayaan, termasuk membangun green house dan perluasan lahan.

Kepala Desa Bonto Tallasa, H Basing, menyebutkan, kondisi lahan di desanya cocok untuk ditanami stroberi, dengan kondisi ketinggian laihan 600 mdpl

"Di sini cuman ketinggian 600 (mdpl) di banding yang 1000 justru lebih subur di sini," jelasnya.

Desa ini berkomitmen untuk mengembangkan stroberi agar bisa mengangkat nama desa.

Baca Juga: Demokrat Sulsel : Sudah Ada Gerakan Tumbangkan AHY dari Daerah

Sementara itu, petani pemilik kebun, Syamsir mengatakan, hasil kebunnya juga dikonsumsi oleh warga sekitar.

Load More