SuaraSulsel.id - Calon Wali Kota Makassar terpilih Danny Pomanto mengumumkan enam anggota tim transisi yang akan membantunya menjalankan pemerintahan. Mereka terdiri dari akademisi dan politisi.
Mereka adalah Prof Yusran Jusuf, Prof Aminuddin Ilmar, Prof Anwar, Naidah Naing, Ustadz Iqbal Djalil, dan Indrabayu Amirullah.
Kata Danny, tim ini nantinya yang akan menjembatani antara pemerintahan yang ada saat ini dan juga dirinya. Lantas, bagaimana tugas dan penggajian mereka?
Danny mengaku mereka akan digaji dari APBD setelah pelantikan dilakukan. Setiap tahun kinerja mereka juga akan dievaluasi.
"Apakah kita menggunakan honor atau gaji, nanti kalau sudah resmi dilantik. Kita juga berkonsultasi ke lembaga keuangan seperti BPK karena kita tidak mau bermasalah," kata Danny Pomanto di kediamannya, Senin (1/2/2021).
Menurut Danny, tim ini adalah wujud representasi dari program kerjanya bersama Fatmawati Rusdi. Dengan anggota yang ahli di bidangnya masing-masing.
Prof Yusran, yang juga ketua tim pernah menjabat sebagai dekan di Unhas, mantan Kepala Bappelitbangda Pemprov Sulsel, mantan Pj Wali Kota, dan juga ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) di Pemprov Sulsel.
"Beliau pernah di provinsi dan pasti tahu prosesnya apa yang ada di kabupaten/kota. Dan terpenting, dalam waktu 43 hari, beliau berhasil menurunkan Covid," ujar Danny.
Sementara, bidang Hukum, ada akademisi dari Unhas, Prof Aminuddin Ilmar. Di Bidang Ekonomi dan Pendidikan, ada Prof Anwar dari UNM.
Baca Juga: Akan Diresmikan Hari Ini, Berikut Anggota Tim Transisi Danny-Fatma
Di bidang Tata Ruang dan Arsitek, ada akademisi UMI, Naidah Naing. Danny juga mengandalkan akademisi Unhas, Indrabayu untuk mengembangkan kecerdasan buatan.
Sementara, ia memilih politisi Iqbal Djalil untuk mengurus soal milenial dan pesantren.
"Ini penting. Karena semua mau kita implementasikan ke smart city. Termasuk sistem penanganan Covid-19 yang akan dibuat nanti sehingga membutuhkan artifisial," jelas Danny lagi.
Beberapa program andalan Danny-Fatma yang akan dikawal oleh tim transisi seperti revolusi pendidikan, dan pelatihan keterampilan gratis. Ada juga peningkatan PAD dan penyediaan peluang dan bisnis kerja.
"Mereka akan bekerja sebelum dilantik, setelah dilantik sampai pelantikan kabinet terpilih. Setelah pelantikan tim transisi akan mengawal setiap program kerja di SKPD," ujarnya.
Ketua Tim Transisi Prof Yusran mengaku siap membantu Danny Pomanto mewujudkan visi misinya pada Pilkada lalu dengan SKPD. Ia juga tak mempermasalahkan jika Pj Wali Kota tak ingin bertemu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional
-
10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha
-
Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari
-
Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram
-
Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar