SuaraSulsel.id - Dua minggu pasca gempa Mamuju dan Majene, sejumlah warga masih memilih bertahan di tenda pengungsian. Selain takut gempa susulan, beberapa warga tidak bisa kembali karena rumah mereka ambruk.
Pengungsi yang tinggal di bawah tenda pun makin banyak terserang penyakit. Seperti gatal-gatal, mencret, dan rematik.
Mustaming, Anggota BPD Desa Tubo Baturoro mengatakan, pengungsi yang terkena penyalit berasal dari Desa Baturoro. Sudah 12 hari di atas gunung.
“Pengungsi gempa Tubo Baturoro sudah mulai sakit – sakitan, seperti diare, tekanan darah dan gatal – gatal. Karena selama 12 hari di gunung tempat pengungsian, para pengungsi jarang mendapatkan pemeriksaan kesehatan,“ kata Mustaming kepada pojokcelebes.com -- jaringan suara.com -- Sabtu 30 Januari 2021.
Setelah dilaporkan, pengungsi langsung dikunjungi tim medis. Memeriksa kesehatan dan memberikan pengobatan.
Untuk memudahkan kontrol kesehatan dan berobat, puluhan pengungsi diminta pindah ke lokasi yang mudah dijangkau.
“Mereka saat ini pindah dan membuat tenda di samping rumahnya masing – masing demi untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, “ ujar Mustaming.
Bidan desa Uswati memgaku petugas kesehatan sudah berkunjung ke lokasi pengungsian bersama Tim Relawan Niqab Squad. Dipimpin relawan dari Jakarta.
“Setelah kami dengar ada pengungsi diserang penyakit. Kami langsung memberikan pelayanan kesehatan bersama para dokter dan perawat. Berupa pemeriksaan dan obat sesuai kondisi penyakit masing – masing pasien,“ katanya.
Baca Juga: Jadi Relawan Gempa Sulbar, Aktor Fauzi Baadila: Bikin Mental Nggak Lembek!
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Pemkot Kendari Resmi Larang Pengecer Jual BBM Subsidi
-
Geng Motor Makin Brutal, Polisi Makassar Diserang Busur hingga Patah Tangan
-
Cek Fakta: Benarkah E-Tilang Mulai Berlaku di Makassar? Polisi Buka Suara
-
BRI dan Syailendra Capital Bahas Peluang Investasi Syariah di Sharia Wealth Forum 2026
-
Dibekingi Siapa? 3 Ton Sianida Asal Filipina Masuk Gorontalo