SuaraSulsel.id - Kantor Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) hancur pasca gempa 6,2 SR. Dampaknya personil Polda Sulbar harus membangun kantor darurat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Markas Polda Sulbar yang baru berumur 2 tahun lebih, harus ditinggalkan penghuninya. Karena rawan roboh jika terjadi gempa susulan.
Untuk memudahkan pelayanan, Polda Sulbar membangun tenda darurat di luar gedung. Dijadikan tempat kerja atau ruangan kerja.
Wartawan pojokcelebes.com -- jaringan suara.com, saat wawancara dengan Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Eko Budi Sampurno, membenarkan kondisi bangunan Mapolda Sulbar pasca gempa mengalami kerusakan parah.
Jenderal bintang dua itu mengaku, gedung Polda Sulbar tidak bisa digunakan lagi.
“Selain gedung Mapolda yang alami kerusakan, juga sejumlah gedung flat alami kerusakan seperti flat Pamen, flat Pama, flat Dalmas, flat Polsek Mamuju, dan 8 Rujab PJU dan semuanya tidak bisa digunakan. Dan beberapa pejabat sudah tidur di tenda – tenda,” sebut Kapolda Eko.
Untuk bisa terus memberikan pelayanan kepada masyarakat pasca gempa, ruangan kerja Kapolda Sulbar dibangun di lapangan apel dengan menggunakan tenda darurat. Termasuk ruangan kerja para Satker.
“Saat ini kami berkantor di tenda di lapangan apel Mapolda Sulbar,” katanya.
Baca Juga: Sempat Putus Akibat Gempa, 98 Persen Gardu Listrik di Sulbar Kembali Normal
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Komnas HAM Desak Polda Sulteng Selidiki Perusak Megalit 1000 Tahun
-
Tradisi Malam Qunut di Gorontalo: Pisang dan Kacang Jadi Rezeki Nomplok Pedagang
-
Puluhan Penyandang Tuli di Gorontalo Khatam Al-Quran Lewat Bahasa Isyarat
-
Megalit 1.000 Tahun Kandidat Warisan Budaya UNESCO Dirusak Penambang Ilegal
-
Kemenag Sultra Imbau Warga Tunda Umrah