SuaraSulsel.id - Universitas Fajar (Unifa) Makassar Program Studi Magister Ilmu Komunikasi kembali menggelar "Seminar Karya Ilmiah" bagi mahasiswa pascasarjana yang mengambil mata kuliah Karya Ilmiah yang Diseminarkan.
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Pascasarjana Unifa Makassar yang juga dosen pengampu mata kuliah, Muhammad Asdar mengatakan, mata kuliah Karya Ilmiah yang Diseminarkan kali ini diikuti oleh mahasiswa pascasarjana Semester 3 Angkatan 2019.
"Di Semester 3 ini total ada 25 mahasiswa yang tercatat mengikuti mata kuliah ini dan terbagi dalam lima grup panelis untuk mengadakan seminar, dengan tema besar dan sub tema yang ditentukan oleh masing-masing grup panelis," jelas Asdar.
Menurut dia, kegiatan seminar yang diadakan merupakan bagian dari proses belajar mengajar yang dilakukan antara mahasiswa dan dosen pengampu mata kuliah.
Asdar mengklaim, dari semua kampus yang memiliki Program Studi Magister Ilmu Komunikasi di Makassar, hanya di Unifa yang ada mata kuliah Karya Ilmiah yang Diseminarkan dan masuk dalam kurikulum.
"Ini merupakan suatu kebanggaan sekaligus kelebihan yang dimiliki oleh Unifa. Mata kuliah tersebut juga bisa menjadi magnet bagi mahasiswa pascasarjana yang ingin mendaftar karena sekaligus melatih teman-teman mahasiswa untuk tampil di depan audience," bebernya.
Sejauh ini lanjut dia, sudah ada satu grup panelis yang tampil dan grup panelis yang akan menggelar seminar berikutnya adalah Grup Panelis I yang beranggotakan 6 orang mahasiswa pascasarjana Ilmu Komunikasi, dengan tema besar yang diusung adalah "Marketing Communication Trends In 2021".
Sementara itu, Ketua Grup Panelis I mata kuliah Karya Ilmiah yang Diseminarkan, Misriadi Mise, S.Sos menuturkan, tema besar yang diangkat oleh grup panelisnya tersebut juga akan dijabarkan oleh setiap panelis melalui sub tema masing-masing.
"Saya sendiri akan mempresentasikan sub tema "(No) Face to Face Selling," ujar Misriadi.
Baca Juga: Kampus Ini Sediakan Vending Machine Berisi Alat Tes Covid-19 Gratis
Sedangkan panelis lainnya yakni Andrie Besha Syarif, akan mengangkat sub tema "Artificial Intelligence Marketing", Anna Maryani, akan menpresentasikan sub tema "Melihat Flywheel di Dunia Logistik", Muh. Alphiyan As, dengan sub temanya "Search Engine Optimization for Brand Awareness", Wiwiek Dwi Endah akan mengulas tentang sub tema "Medsos & Marketing Komunikasi" dan La Ode Alfian Friz, dengan sub tema yang akan dibahas yaitu tentang "Webisode untuk Para Marketer".
Misriadi mengungkapkan bahwa walaupun setiap panelis dalam Grup Panelis I rerata sudah memasuki dunia kerja, namun mata kuliah Karya Ilmiah yang Diseminarkan merupakan sesuatu yang surprise buat mereka.
"Karena kami jadi memiliki tambahan ilmu lagi melalui kegiatan presentasi maupun materi masing-masing yang dibawakan saat seminar karya ilmiah nanti," tuturnya.
"Kami dari Grup Panelis I berharap, kegiatan ini juga dapat lebih mengasah skill, sekaligus menimba sesuatu yang baru dari yang kami pelajari di mata kuliah ini dan di seminar yang akan kami gelar karena kami memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi lebih dalam terkait tema yang kami pilih dari sisi teori, riset, termasuk pengaplikasiannya saat ini diberbagai industri untuk selanjutnya menjadi bahan diskusi yang menarik pada saat seminar karya ilmiah nanti," tukas Misriadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Cabai Rawit di Gorontalo Tembus Rp120 Ribu per Kilogram, Petani Ungkap Penyebabnya!
-
Memprihatinkan! 30 Persen Lebih Desa di Sulbar Tidak Bisa Akses Internet
-
Fatmawati Dampingi Andi Sudirman pada Pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional di Makassar
-
Seribu Motor Roda Tiga Jadi Ujung Tombak Makassar Atasi Darurat Sampah
-
Pesawat TNI AL Keluar Landasan di Bandara Sultan Hasanuddin, Runway Ditutup